Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu dan Tim Pembina Posyandu. Komitmen itu terlihat saat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026 di Hotel Grand Kerinci, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program kesehatan nasional. Pemerintah Kota Sungai Penuh ingin mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak hingga tingkat desa dan kelurahan.

Pengurus PKK, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan perwakilan pemerintah desa menghadiri kegiatan tersebut. Peserta bimtek juga datang dari berbagai wilayah di Kota Sungai Penuh.

Ketua Dharma Wanita Kota Sungai Penuh Winda Alpian, Kepala Dinas Kesehatan, dan jajaran pengurus TP PKK Kota Sungai Penuh turut mengikuti kegiatan itu.

Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

Dalam sambutannya, Sri Kartini Alfin menegaskan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lansia.

Karena itu, TP PKK Kota Sungai Penuh terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Posyandu. Langkah tersebut bertujuan agar kader mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan maksimal.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin meningkatkan kemampuan kader dan tim pembina Posyandu agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal. Kami juga ingin memperkuat pencegahan stunting melalui edukasi dan pendampingan yang lebih intensif,” ujar Sri Kartini Alfin.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan dasar. Posyandu juga membantu masyarakat memahami pola hidup sehat, pemenuhan gizi anak, imunisasi, dan kesehatan ibu hamil.

TP PKK Sungai Penuh Fokus Cegah Stunting

TP PKK Kota Sungai Penuh menjadikan pencegahan stunting sebagai fokus utama dalam program kesehatan masyarakat. Karena itu, TP PKK terus memperkuat peran Posyandu di setiap desa dan kelurahan.

Sri Kartini Alfin menilai penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat harus bergerak bersama.

Ia meminta seluruh kader Posyandu aktif mendampingi keluarga yang memiliki risiko stunting. Selain itu, kader juga harus rutin memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan pola asuh sehat.

Menurutnya, keluarga memegang peran penting dalam mencegah stunting sejak dini. Orang tua perlu memperhatikan asupan gizi anak, pemberian ASI eksklusif, dan pemantauan tumbuh kembang balita.

“Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan pemerintah desa sangat penting. Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis angka stunting di Kota Sungai Penuh terus menurun,” katanya.

Baca Juga :  Beasiswa Sungai Penuh Juara 2026 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan Pendidikan dari Pemkot Sungai Penuh

Bimtek Tingkatkan Kompetensi Kader Posyandu

TP PKK Kota Sungai Penuh menggelar bimtek tersebut untuk meningkatkan kemampuan kader Posyandu dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan masyarakat.

Panitia memberikan berbagai materi penting kepada peserta. Materi tersebut meliputi pengelolaan Posyandu, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan gizi balita, dan penanganan stunting.

Peserta juga mempelajari strategi komunikasi agar edukasi kesehatan lebih mudah dipahami masyarakat. Selain itu, peserta mendapat pembekalan mengenai tata kelola administrasi Posyandu yang efektif dan tertib.

Melalui kegiatan itu, TP PKK Kota Sungai Penuh berharap seluruh kader Posyandu mampu memberikan pelayanan yang profesional, aktif, dan inovatif.

Perkuat Layanan Kesehatan

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hingga tingkat desa. Pemerintah daerah menjalankan berbagai program pembinaan dan pelatihan bagi kader kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh mengapresiasi peran aktif TP PKK dalam mendukung program kesehatan daerah. Menurutnya, kader Posyandu membantu pemerintah menjangkau masyarakat secara langsung.

Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas kader Posyandu agar pelayanan kesehatan berjalan lebih maksimal.

Selain melayani ibu dan anak, Posyandu kini juga berperan dalam edukasi kesehatan keluarga dan pengendalian penyakit di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Wawako Sambut Jamaah Haji Sungai Penuh di Asrama Haji Jambi, Ini Pesan Penting untuk Calon Haji Lansia

Peserta Antusias Ikuti Seluruh Rangkaian Kegiatan

Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian bimtek sejak pagi. Banyak peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pelayanan Posyandu di wilayah masing-masing.

Mereka juga menyampaikan berbagai tantangan yang sering muncul saat menjalankan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Peserta memanfaatkan forum tersebut untuk mencari solusi bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat kader Posyandu dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

TP PKK Ingin Hadirkan Posyandu Aktif dan Inovatif

TP PKK Kota Sungai Penuh berharap bimtek tersebut mampu melahirkan tim pembina Posyandu yang aktif, kreatif, dan inovatif.

Selain memperkuat pelayanan kesehatan dasar, TP PKK juga mendorong Posyandu memanfaatkan teknologi informasi dalam administrasi dan pelaporan kegiatan.

Langkah tersebut bertujuan agar pelayanan kesehatan berjalan lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, TP PKK Kota Sungai Penuh optimistis Posyandu akan semakin berkembang dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Upaya itu juga mendukung lahirnya generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kota Sungai Penuh.(AN)

Berita Terkait

Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare
649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla
Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat
Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih
Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026: Cek Harganya Disini
Cegah Rabies Menyebar, Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Vaksinasi Anjing dan Kucing
Rotasi Besar Kejati Jambi! Mia Banulita Jadi Wakajati, Ini Pejabat yang Dilantik Sugeng Hariadi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya

Berita Terbaru