Disiplin ASN Jadi Sorotan! Bupati Merangin Tegas ke Pegawai Telat dan Mangkir

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Bupati Merangin, M Syukur

Foto ; Bupati Merangin, M Syukur

MERANGIN,JS- Bupati Merangin H M Syukur kembali menunjukkan ketegasannya terhadap disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. Pada Jumat pagi, 29 Mei 2026, bupati secara langsung menyoroti sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat yang belum hadir dalam kegiatan Senam Sehat serta Jumat Bersih.

Meski tanggal tersebut bukan hari libur nasional, sejumlah pejabat diketahui belum hadir hingga kegiatan berlangsung. Kondisi itu langsung mendapat perhatian serius dari orang nomor satu di Kabupaten Merangin tersebut.

Dalam sambutannya di kawasan jalur dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Bupati H M Syukur menegaskan bahwa seluruh pegawai dan pejabat wajib tetap masuk kantor serta mengikuti seluruh aktivitas pemerintahan, kecuali mereka yang menjalankan sistem Work From Home (WFH) sesuai ketentuan.

“Hari ini bukan hari libur. Semua pegawai harus masuk kantor dan mengikuti aktivitas pemerintahan seperti biasa,” tegas Bupati Merangin di hadapan ratusan peserta senam pagi.

Kepala OPD yang Mangkir Diminta Segera Dipanggil

Suasana senam pagi yang awalnya berlangsung santai mendadak berubah serius ketika bupati meminta panitia segera menghubungi kepala OPD dan pejabat yang belum hadir.

Bahkan, Bupati Merangin secara terbuka mempertanyakan komitmen para pejabat terhadap kedisiplinan kerja di lingkungan pemerintahan daerah.

“Saya minta tolong telepon kepala OPD dan pejabatnya yang belum hadir. Kita undang pukul 06.30 WIB, sekarang sudah pukul 08.02 WIB belum juga datang. Bagaimana ini?” ujar H M Syukur dengan nada tegas.

Tidak berhenti sampai di situ, bupati juga meminta agar pejabat yang sudah dihubungi tetapi tetap tidak hadir segera diberikan surat teguran resmi. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Merangin mulai memperketat disiplin ASN demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Disiplin ASN Jadi Fokus Utama Pemerintah Daerah

Bupati H M Syukur menilai disiplin ASN merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kepala OPD harus menjadi contoh bagi seluruh pegawai di instansi masing-masing.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pejabat yang bekerja semaunya tanpa mematuhi aturan jam kerja maupun agenda resmi pemerintah daerah.

“Disiplin harus terus ditegakkan. Tidak bisa di pemerintahan kepala OPD dan pejabatnya bekerja sesuka hati,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat perhatian peserta kegiatan. Banyak pegawai terlihat serius mendengarkan arahan bupati terkait budaya kerja disiplin di lingkungan Pemkab Merangin.

Isu disiplin ASN sendiri belakangan menjadi perhatian publik nasional. Pemerintah pusat terus mendorong reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik, serta penerapan budaya kerja profesional di lingkungan pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Cair 5 Bulan, DPRD Merangin Desak Pembayaran Segera: Guru dan Tenaga Kesehatan Mulai Tertekan

Budaya Malu Datang Terlambat Mulai Dicanangkan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin juga mencanangkan gerakan “Budaya Malu Datang Terlambat” di lingkungan ASN.

Menurutnya, budaya disiplin tidak cukup hanya melalui aturan tertulis. Pemerintah juga harus membangun kesadaran moral serta rasa malu bagi pegawai yang tidak disiplin.

“Budaya malu datang terlambat harus kita bangun bersama,” tegasnya.

Selain itu, bupati turut mengajak seluruh pegawai menjaga kebersihan lingkungan kerja dengan mencanangkan “Budaya Malu Buang Sampah Sembarangan”.

Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Merangin menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih, sehat, dan profesional.

Kampanye budaya bersih dan disiplin seperti ini dinilai efektif meningkatkan citra pemerintahan daerah sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Pegawai Datang Lebih Awal Dapat Reward Khusus

Bupati H M Syukur tidak hanya memberikan teguran kepada pegawai yang terlambat. Ia juga menyiapkan apresiasi khusus bagi ASN yang menunjukkan disiplin tinggi.

Usai senam pagi, bupati meminta Asisten I Setda Merangin Sukoso memisahkan barisan pegawai berdasarkan waktu kedatangan.

Pegawai yang hadir sebelum pukul 07.00 WIB ditempatkan di barisan khusus sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan mereka.

Menariknya, bupati langsung memberikan hadiah berupa tumbler kepada pegawai yang datang lebih awal.

“Saya beri reward dengan memberikan tumbler kepada pegawai yang datang sebelum pukul 07.00 WIB,” ujar bupati.

Namun, H M Syukur juga mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjunjung tinggi kejujuran.

“Tolong dalam menempatkan diri di barisan harus penuh kejujuran. Jangan datang terlambat lalu masuk ke barisan yang disiplin,” tegasnya lagi.

Langkah pemberian reward tersebut mendapat respons positif dari para pegawai. Banyak ASN menilai apresiasi sederhana seperti itu mampu meningkatkan motivasi kerja dan semangat disiplin.

Bupati Turun Langsung Bersihkan Taman Kota Bangko

Setelah kegiatan senam sehat selesai, Bupati Merangin bersama jajaran pejabat langsung bergerak menuju Taman Kota Bangko untuk melaksanakan gotong royong Jumat Bersih.

Tidak hanya memberikan instruksi, H M Syukur juga turun langsung membersihkan area taman bersama para pegawai.

Bupati terlihat mencabuti rumput liar dan memunguti sampah di sejumlah sudut taman kota.

Aksi tersebut menjadi contoh nyata kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Para kepala OPD dan pejabat juga ikut membersihkan taman tanpa terkecuali. Suasana gotong royong berlangsung penuh kebersamaan dan semangat kerja sama.

Program Jumat Bersih sendiri menjadi salah satu agenda rutin Pemkab Merangin untuk menjaga kebersihan fasilitas umum sekaligus memperkuat budaya kerja kolektif di lingkungan ASN.

Baca Juga :  Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin

Reformasi Birokrasi dan Disiplin ASN Jadi Sorotan Publik

Ketegasan Bupati Merangin terhadap disiplin ASN mendapat perhatian luas masyarakat. Banyak warga mendukung langkah tersebut karena menilai pelayanan publik akan meningkat jika pegawai pemerintahan lebih disiplin.

Dalam era digital saat ini, isu reformasi birokrasi, disiplin ASN, pelayanan publik, hingga budaya kerja profesional menjadi topik yang sangat diminati pembaca internet.

Selain memiliki traffic tinggi, topik pemerintahan daerah dan kebijakan ASN juga sering menghasilkan CPC Adsense tinggi karena berkaitan dengan sektor pendidikan, karier, pelatihan profesional, hingga layanan finansial.

Karena itu, berita mengenai ketegasan kepala daerah terhadap disiplin pegawai memiliki peluang besar masuk Google Discover apabila dikemas dengan judul menarik, struktur SEO kuat, dan informasi lengkap.

Pemkab Merangin Ingin Bangun ASN Profesional dan Berintegritas

Melalui langkah tegas tersebut, Pemerintah Kabupaten Merangin ingin membangun budaya kerja ASN yang profesional, disiplin, dan berintegritas.

Bupati H M Syukur berharap seluruh pejabat hingga pegawai paling bawah mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, kebersihan, dan tanggung jawab kerja.

Ia juga menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal administrasi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh aparatur pemerintahan.

Dengan penerapan disiplin yang konsisten, Pemkab Merangin optimistis kualitas pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat di masa mendatang.(*)

Berita Terkait

Harga Sawit Jambi Anjlok, Kementan Ungkap 123 PKS Beli TBS Murah dan Terancam Dicabut Izinnya
Pedagang Telur Kecelakaan di Tikungan Kerinci, Dagangan Hancur dan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Kerinci Masuk Era Donasi Digital, Bupati Monadi Luncurkan QR Code Kotak Amal Terintegrasi 2026
Bupati Batang Hari Terima Penghargaan Bergengsi Nasional, Dukungan Pendidikan dan Budaya Diapresiasi
Pemkot Sungai Penuh Dukung Batik Air, Pariwisata Sungai Penuh dan Kerinci Diprediksi Naik Tajam
Wako Alfin dan Wawako Azhar Safari Jumat di Sandaran Galeh, Serukan Perang Lawan Judi Online Demi Selamatkan Generasi Muda
Darurat Sampah di Bangko Belum Teratasi, DLH Merangin Usulkan Excavator Penjepit dan Soroti Gaji Petugas Kebersihan
Aksi Sosial Ketua TP PKK Sungai Penuh Sri Kartini Alfin Bikin Pasien Cuci Darah Terharu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:33 WIB

Pedagang Telur Kecelakaan di Tikungan Kerinci, Dagangan Hancur dan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:31 WIB

Kerinci Masuk Era Donasi Digital, Bupati Monadi Luncurkan QR Code Kotak Amal Terintegrasi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Bupati Batang Hari Terima Penghargaan Bergengsi Nasional, Dukungan Pendidikan dan Budaya Diapresiasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:02 WIB

Disiplin ASN Jadi Sorotan! Bupati Merangin Tegas ke Pegawai Telat dan Mangkir

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:01 WIB

Pemkot Sungai Penuh Dukung Batik Air, Pariwisata Sungai Penuh dan Kerinci Diprediksi Naik Tajam

Berita Terbaru