Kemenkes Mulai Survei, RSUD Kerinci Berproses Menuju Tipe C

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kerinci, Monadi didampingi Kadis Kesehatan Kerinci, Hermendizal bersama pihak Kemenkes survei RSUD Kerinci

Bupati Kerinci, Monadi didampingi Kadis Kesehatan Kerinci, Hermendizal bersama pihak Kemenkes survei RSUD Kerinci

KERINCI, JS — Bupati Kerinci Monadi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal, terus mendorong peningkatan layanan kesehatan daerah. Upaya keduanya mulai membuahkan hasil setelah Kabupaten Kerinci memperoleh Program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) dari Kementerian Kesehatan RI. Program ini akan meningkatkan RSUD Kerinci Bukit Tengah dari Tipe D Pratama menjadi Tipe C.

Kementerian Kesehatan menurunkan tim Konsultan Perencana ke RSUD Kerinci Bukit Tengah. Tim tersebut melakukan survei lokasi, mengumpulkan data, dan mengukur kebutuhan teknis untuk menyusun rencana pengembangan rumah sakit.

Program PHTC menjadi bagian dari agenda strategis nasional. Pemerintah menilai Kerinci sebagai daerah yang siap dan membutuhkan peningkatan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Merangin Lantik Enam Kepala Desa PAW

Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp170 miliar pada 2026 untuk mendukung peningkatan tipe rumah sakit. Dengan anggaran ini, RSUD Kerinci dapat membuka lebih banyak layanan, terutama layanan spesialistik yang sebelumnya mengharuskan masyarakat dirujuk ke luar daerah.

Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat.
“Program PHTC membawa harapan besar bagi pelayanan kesehatan di Kerinci. Saya berterima kasih kepada Presiden RI dan Menteri Kesehatan atas dukungan ini,” katanya.

Baca Juga :  Wacana Jatah Gas LPG 3 Kg Dipatok 10 Buah Per Kk

Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal, menegaskan kesiapan jajarannya.
“Tim Kemenkes sudah memulai survei awal. Kami siap menjalankan seluruh proses. Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi RSUD Kerinci,” ujarnya.

PLH Direktur RSUD Kerinci, Abdul Harpan, juga menyambut program ini dengan optimisme.
“Program ini memberi harapan baru bagi masyarakat. Mereka tidak lagi perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan spesialistik,” ucapnya.

Ia menguatkan komitmen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Peningkatan RSUD ke Tipe C akan memperluas layanan dan memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan di Kerinci,” tegasnya.(AN)

Berita Terkait

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting
Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang
Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Berita Terbaru