Jangan Sampai Salah, Begini Sistem Rujukan Pasien BPJS 2026

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pasien Rujukan BPJS ke RUmah Sakit

Ilustrasi Pasien Rujukan BPJS ke RUmah Sakit

JAKARTA,JS– Kementerian Kesehatan akan mengubah sistem rujukan pasien peserta JKN atau BPJS Kesehatan mulai awal 2026. Kemenkes menghentikan rujukan berjenjang berdasarkan kelas rumah sakit. Mulai tahun depan, rujukan akan disesuaikan dengan kondisi medis pasien dan kompetensi rumah sakit.

Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes, Obrin Parulian, mengatakan pasien bisa langsung mendapat layanan sesuai kebutuhan tanpa melewati rumah sakit strata dasar atau madya.

“Akses masyarakat nanti bisa langsung sesuai kebutuhan yang dia mau dapat,” ujar Obrin di Kemenkes, Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga :  Bansos PKH–BPNT 2026 Mulai Cair, Cek Jadwal dan Besarannya

Perubahan ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2024. Peraturan ini memungkinkan FKTP merujuk pasien langsung ke rumah sakit strata paripurna, rumah sakit dengan layanan terbaik. Pasien tidak lagi harus melewati strata dasar, madya, atau pratama. Strata ini menggantikan klasifikasi lama tipe A, B, C, dan D.

FKTP Jadi Penghubung Rujukan

Obrin menjelaskan, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik akan langsung merujuk pasien ke rumah sakit sesuai kondisinya. Kemenkes menggunakan sistem Satu Sehat Rujukan untuk mempermudah FKTP menentukan rujukan.

“Misalnya pasien butuh rumah sakit dengan kemampuan cuci darah pratama, sistem akan mengirim pasien ke rumah sakit pratama tersebut,” kata Obrin.

Sistem ini juga memeriksa ketersediaan kamar rumah sakit sebelum pasien dirujuk. Pasien hanya perlu mengurus administrasi sekali di FKTP. Dengan mekanisme ini, pasien tidak perlu keluar-masuk rumah sakit berulang kali.

Baca Juga :  Peluang Usaha Parfum Refill Menguntungkan, Ini Tips Memulainya

“Dengan rujukan berkelanjutan, pasien cukup mengurus administrasi satu kali,” ujar Obrin.(AN)

Berita Terkait

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya
Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli
Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru
Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam
668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini
Harga BBM Pertamina Hari Ini 26 September 2026: Pertamax hingga Pertalite, Cek Harga di Jambi dan Daerah Lainnya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam

Berita Terbaru