Antrean ATM Bank Jambi Mengular Sungai Penuh, Layanan Dinilai Makin Krisis

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak antrian nasabah untuk menarik uang tunai di ATM bank jambi cabang Sungai Penuh

Tampak antrian nasabah untuk menarik uang tunai di ATM bank jambi cabang Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS- Kondisi layanan Bank Jambi kembali menjadi sorotan publik setelah antrean panjang terlihat di sejumlah titik layanan perbankan, terutama pada mesin ATM yang masih aktif di kantor cabang Sungai Penuh.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean nasabah terus mengular sejak awal pekan. Banyak masyarakat memilih datang lebih pagi demi mendapatkan giliran menarik uang tunai karena keterbatasan mesin ATM yang beroperasi.

Situasi ini memicu keluhan luas, terutama dari nasabah yang menggantungkan aktivitas keuangan harian pada layanan perbankan daerah tersebut.

Mesin ATM Aktif Hanya di Kantor Cabang, Nasabah Kesulitan Bertransaksi

Sejumlah nasabah mengaku harus menunggu lama untuk melakukan transaksi sederhana seperti tarik tunai maupun pengecekan saldo.

Salah seorang nasabah asal Sungai Penuh mengatakan dirinya datang sejak pagi karena khawatir antrean semakin padat.

“Mesin ATM yang aktif hanya di kantor cabang, jadi mau tidak mau harus ikut antre,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama bagi pekerja, pelaku usaha kecil, hingga aparatur sipil negara (ASN) yang menggunakan Bank Jambi sebagai rekening utama.

Banyak warga berharap ketersediaan mesin ATM dapat kembali normal agar mobilitas transaksi tidak lagi terhambat.

Keluhan terhadap layanan Bank Jambi sebenarnya bukan persoalan baru. Nasabah mengaku sudah menghadapi gangguan transaksi dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, pihak bank memberikan solusi berupa pergantian kartu ATM agar nasabah dapat kembali menggunakan layanan transaksi.

Namun, solusi tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan karena mesin yang dapat digunakan masih terbatas.

“Dulu diminta ganti kartu ATM supaya transaksi lancar, tetapi setelah diganti tetap harus antre karena mesin aktif cuma di cabang,” kata salah satu nasabah.

Situasi tersebut membuat banyak pengguna jasa perbankan mempertanyakan efektivitas penanganan masalah yang dilakukan.

Baca Juga :  Gaji ASN Segera Cair, Mampukah Bank Jambi Hindari Antrean Panjang yang Dikeluhkan Ribuan Nasabah?

Dampak Gangguan Bank Jambi Terhadap Ekonomi Lokal

Gangguan layanan perbankan tidak hanya berdampak pada kenyamanan nasabah. Aktivitas ekonomi lokal juga ikut terkena imbas.

Pelaku usaha kecil yang mengandalkan transaksi tunai mengalami keterlambatan pembayaran. Sementara itu, masyarakat yang membutuhkan uang tunai untuk kebutuhan harian harus menyisihkan waktu lebih lama.

Beberapa dampak yang mulai dirasakan masyarakat antara lain:

  • Waktu antre semakin panjang
  • Aktivitas usaha terganggu
  • Mobilitas transaksi menurun
  • Kepercayaan terhadap layanan bank berkurang
  • Nasabah mulai mempertimbangkan pindah bank

Jika kondisi ini berlangsung lebih lama, efek domino terhadap aktivitas ekonomi daerah berpotensi semakin besar.

Aktivis Kerinci Soroti Penurunan Kepuasan Nasabah

Aktivis asal Kerinci, Ihsan, menilai persoalan layanan Bank Jambi sudah memasuki fase yang mengkhawatirkan.

Menurutnya, Bank Jambi sebagai bank daerah harus bergerak cepat memperbaiki kualitas pelayanan agar tidak kehilangan kepercayaan masyarakat.

“Kalau situasi seperti ini terus berlanjut, tingkat kepuasan nasabah akan turun drastis. Jangan heran jika banyak orang akhirnya memilih pindah bank,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan keresahan masyarakat yang menginginkan kepastian layanan keuangan yang stabil.

Nasabah Mulai Mencari Alternatif Layanan Perbankan

Gangguan berkepanjangan membuat sebagian nasabah mulai mempertimbangkan alternatif lain.

Faktor seperti kemudahan transaksi digital, jumlah ATM yang banyak, serta stabilitas sistem menjadi pertimbangan utama masyarakat saat memilih layanan keuangan.

Apabila pemulihan layanan berlangsung lambat, potensi perpindahan nasabah ke bank lain semakin terbuka.

Apa Penyebab Antrean ATM Bank Jambi Terus Terjadi?

Beberapa faktor yang diduga memicu antrean panjang antara lain:

  1. Terbatasnya Mesin ATM Aktif

Jumlah ATM yang beroperasi belum mampu mengakomodasi tingginya kebutuhan transaksi.

  1. Ketergantungan Nasabah pada Tarik Tunai

Sebagian besar masyarakat masih mengandalkan transaksi tunai untuk kebutuhan sehari-hari.

  1. Gangguan Sistem Berkepanjangan

Gangguan layanan yang terjadi selama beberapa bulan menyebabkan penumpukan aktivitas transaksi.

  1. Konsentrasi Layanan di Kantor Cabang

Ketika layanan terpusat di satu lokasi, antrean sulit dihindari.

Baca Juga :  Keluhan Nasabah Meningkat, Layanan Bank Jambi Dinilai Bergerak Mundur Setelah Gangguan Sistem

FAQ

Kenapa ATM Bank Jambi antre panjang?

Karena mesin ATM yang aktif terbatas dan sebagian besar transaksi hanya dapat dilakukan di kantor cabang tertentu.

Apakah masalah layanan Bank Jambi sudah lama terjadi?

Ya, banyak nasabah mengaku mengalami kendala transaksi selama beberapa bulan terakhir.

Apakah nasabah bisa menggunakan solusi lain?

Sebagian nasabah menggunakan mobile banking atau layanan transaksi lain, namun tidak semua kebutuhan dapat dilakukan secara digital.

Apakah kondisi ini memengaruhi kepercayaan nasabah?

Ya. Banyak masyarakat mulai mempertimbangkan alternatif bank lain apabila pelayanan tidak segera membaik.

Kesimpulan

Antrean panjang ATM Bank Jambi di Kerinci dan Sungai Penuh memperlihatkan bahwa persoalan layanan perbankan daerah masih membutuhkan perhatian serius.

Masyarakat membutuhkan akses transaksi yang cepat, aman, dan stabil. Ketika layanan terganggu terlalu lama, kepercayaan publik ikut menurun.

Kini publik menunggu langkah konkret Bank Jambi untuk mempercepat pemulihan layanan agar aktivitas ekonomi dan kebutuhan transaksi masyarakat kembali normal.(*)

Berita Terkait

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh
Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun
Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah
Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini, Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Ceria
Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar
Karhutla Mengancam, BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci Sejak 1 September
Sri Kartini Alfin Turun Langsung Salurkan Program 3S Sungai Penuh, Sasar Keluarga Berisiko Stunting
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:45 WIB

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir

Kamis, 3 September 2026 - 09:01 WIB

Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar

Berita Terbaru