Breaking News Kerinci: Rumah Warga Sebukar Dilalap Sijago Merah, Upaya Pemadaman Masih Berlangsung

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Kebakaran kembali mengguncang Kabupaten Kerinci, Jambi, pada Jumat (5/6/2026). Kali ini, kobaran api melahap sebuah rumah dua lantai milik bidan Deti yang juga merupakan rumah orang tua dari mantan Pj Bupati Kerinci, Asraf di Desa Sebukar. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat karena api membesar dalam waktu singkat dan mengancam bangunan di sekitarnya.

Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran bersama warga masih terus berupaya menjinakkan kobaran api. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan menarik perhatian warga dari berbagai penjuru desa.

Api Cepat Membesar dan Menghanguskan Bangunan

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api muncul dari bagian rumah sebelum akhirnya menyebar ke seluruh bangunan. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api berkembang dengan sangat cepat.

Warga sekitar berusaha melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut belum mampu menghentikan laju si jago merah.

Baca Juga :  Proyek Dimulai, Anggota Dewan Sungai Penuh Diminta Ikut Awasi

Dalam waktu singkat, api menguasai sebagian besar bangunan rumah dua lantai tersebut. Suara kayu yang terbakar dan runtuhnya beberapa bagian bangunan membuat suasana semakin mencekam.

Sejumlah warga memilih menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko tertimpa material bangunan yang terbakar. Sementara itu, warga lainnya membantu mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Petugas Pemadam dan Warga Bersatu Lawan Kobaran Api

Tidak lama setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung menggelar selang dan menyemprotkan air ke titik api yang paling besar.

Selain petugas pemadam, warga sekitar juga ikut membantu proses pemadaman. Mereka bekerja sama mengatur akses jalan, membantu suplai air, dan memastikan area sekitar tetap aman.

Baca Juga :  Anak 11 Tahun Terseret Arus di Sungai Buntung di Jambi

Kerja sama antara petugas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya mengendalikan kebakaran. Dengan kondisi api yang cukup besar, proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran rumah biasa.

Hingga saat ini, petugas masih berjibaku memadamkan kebakaran.

Warga Sebukar Berkerumun Saksikan Kebakaran

Peristiwa kebakaran tersebut mengundang perhatian ratusan warga. Banyak warga mendatangi lokasi untuk menyaksikan langsung proses pemadaman.

Sebagian masyarakat merekam kejadian menggunakan telepon genggam dan membagikannya ke media sosial. Video serta foto kebakaran dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan grup percakapan masyarakat Kerinci.

Fenomena ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap informasi kebakaran, terutama ketika insiden terjadi di lingkungan permukiman padat penduduk.

Meski demikian, petugas mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu dekat dengan lokasi kebakaran demi menjaga keselamatan bersama.(*)

Berita Terkait

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air
Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum
100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun
Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030
Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah
Kota Sungai Penuh Siapkan RDTR 2046, Sekda Alpian: Pembangunan Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
Over Kapasitas! Jumlah Guru di Sungai Penuh Melebihi Kebutuhan, BKPSDM Perketat Mutasi Sekolah
Viral! Perempuan Asal Kerinci Penumpang Travel Diturunkan di Tengah Jalan Saat Hujan, Keluarga Protes
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:01 WIB

100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:02 WIB

Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah

Berita Terbaru