KERINCI,JS- Kabupaten Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci melakukan monitoring ke sejumlah sekolah pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas sistem pendidikan sekaligus memastikan pelaksanaan ujian berlangsung tertib, jujur, dan transparan.
Dinas Pendidikan Kerinci Turun Langsung ke Sekolah
Tim monitoring mendatangi beberapa SMP di wilayah Kabupaten Kerinci untuk melihat secara langsung pelaksanaan PSAS. Kunjungan ini mencakup berbagai aspek penting yang berkaitan dengan penyelenggaraan ujian semester.
Petugas memeriksa kesiapan ruang ujian, kelengkapan administrasi sekolah, sistem pengawasan, serta kondisi peserta didik saat mengikuti ujian. Selain itu, tim juga memastikan setiap sekolah menjalankan seluruh prosedur sesuai regulasi yang berlaku.
Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, monitoring tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan PSAS di lapangan.
“Kami ingin memastikan seluruh sekolah melaksanakan PSAS sesuai prosedur yang berlaku sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan dan kompetensi peserta didik,” ujarnya.
PSAS Menjadi Instrumen Penting Mengukur Kompetensi Siswa
Penilaian Sumatif Akhir Semester memiliki peran penting dalam sistem pendidikan Indonesia. Melalui penilaian ini, sekolah dapat mengukur tingkat penguasaan materi yang telah dipelajari siswa selama satu semester penuh.
Hasil PSAS nantinya menjadi salah satu indikator untuk mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah.
Selain memberikan gambaran tentang capaian belajar peserta didik, PSAS juga membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif pada semester berikutnya.
Dengan sistem evaluasi yang akurat, sekolah dapat mengidentifikasi mata pelajaran yang membutuhkan perhatian lebih serta menentukan langkah perbaikan yang tepat.
Monitoring Jadi Bagian dari Peningkatan Mutu Pendidikan
Kegiatan monitoring yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci tidak hanya berfokus pada pengawasan pelaksanaan ujian. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah menyadari bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga oleh sistem evaluasi yang mampu mengukur kemampuan siswa secara tepat.
Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan PSAS menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sekolah menerapkan standar pendidikan yang sama.
Dialog dengan Sekolah untuk Menyerap Masukan
Selain melakukan pengawasan, tim monitoring juga berdialog langsung dengan kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan.
Diskusi tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan PSAS. Masukan dari sekolah nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif.
Pendekatan ini dinilai penting karena setiap sekolah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Dengan mendengarkan pengalaman langsung dari pihak sekolah, pemerintah dapat merumuskan solusi yang lebih tepat sasaran.
Komunikasi dua arah antara pemerintah dan satuan pendidikan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan zaman.
Hasil Pemantauan Sementara Tunjukkan Kondisi Positif
Berdasarkan hasil monitoring sementara, pelaksanaan PSAS di sejumlah SMP Kabupaten Kerinci berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
Para siswa mengikuti ujian dengan tertib serta menunjukkan kesiapan yang cukup baik. Sementara itu, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Mulai dari penyediaan ruang ujian yang nyaman, pengaturan jadwal yang terstruktur, hingga kesiapan tenaga pengawas, seluruh aspek mendapatkan perhatian khusus dari pihak sekolah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa koordinasi antara sekolah dan Dinas Pendidikan berjalan efektif sehingga proses penilaian dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.
Pendidikan Berkualitas Membutuhkan Evaluasi yang Objektif
Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan modern, sistem evaluasi yang kredibel menjadi salah satu fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Pelaksanaan PSAS yang berlangsung secara objektif akan menghasilkan data akademik yang valid. Data tersebut sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan pendidikan di masa depan.
Selain itu, evaluasi yang jujur juga mampu menumbuhkan budaya integritas di lingkungan sekolah. Siswa belajar menghargai proses, sementara guru memperoleh gambaran nyata mengenai hasil pembelajaran yang telah dilakukan.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berorientasi pada kualitas.
Komitmen Kerinci Tingkatkan Kualitas Pendidikan Daerah
Monitoring PSAS yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pendidikan.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya peningkatan mutu sumber daya manusia yang menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.
Ke depan, hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat berbagai program pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang semakin kondusif bagi peserta didik.
Melalui kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua, Kabupaten Kerinci berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)









