Musda Golkar Sungai Penuh 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 21 Agustus: Ini Syarat Lengkapnya

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031 segera memasuki tahapan penting. Panitia Penjaringan Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh mulai membuka ruang bagi kader potensial yang ingin maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Sungai Penuh 2026.

Panitia memastikan seluruh proses penjaringan bakal calon berjalan dengan mengedepankan keterbukaan, kejujuran, serta kepatuhan terhadap mekanisme organisasi. Karena itu, kader yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah panitia tetapkan.

Ketua Steering Committee (SC) Panitia Penjaringan Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Akhirman, ME, mengatakan panitia telah menyusun tahapan seleksi secara terukur agar seluruh bakal calon memperoleh kesempatan yang sama.

“Kami sudah menyiapkan seluruh tahapan secara terbuka dan transparan. Langkah ini memastikan proses seleksi berjalan sesuai mekanisme internal partai,” ujar Akhirman.

Musda kali ini memiliki arti penting bagi arah perjalanan Partai Golkar di Kota Sungai Penuh. Selain memilih ketua untuk periode 2026–2031, forum tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan strategi politik partai menghadapi agenda pemerintahan dan politik daerah pada tahun-tahun mendatang.

Jadwal Musda Golkar Sungai Penuh 2026

Panitia telah menetapkan sejumlah tanggal penting yang perlu diperhatikan oleh kader maupun bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Berikut jadwal lengkap tahapan penjaringan:

  • 21 Agustus 2026: Pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.
  • 22 Agustus 2026, pukul 08.00–12.00 WIB: Batas akhir pengembalian berkas pendaftaran.
  • 22 Agustus 2026: Panitia melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas bakal calon.
  • 23 Agustus 2026: Pelaksanaan Musda Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Dengan jadwal yang cukup singkat, kader yang berminat maju perlu menyiapkan seluruh dokumen sejak awal. Kelengkapan administrasi akan menjadi salah satu bagian penting dalam proses penjaringan.

Panitia juga mengingatkan bakal calon agar tidak menunggu hingga batas akhir untuk menyerahkan dokumen. Langkah tersebut dapat membantu menghindari kendala administratif ketika panitia melakukan pemeriksaan berkas.

Baca Juga :  Mulai 1 Agustus 2026, BKAD Sungai Penuh Alihkan Layanan Mutasi Gaji Pegawai ke Aplikasi Baru

Pengambilan Berkas Pendaftaran di Sungai Ning

Panitia menyediakan tempat pengambilan berkas pendaftaran di Aula Radjea Coffee, Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi.

Lokasi tersebut menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Kader yang ingin mengikuti kontestasi sebaiknya memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi sebelum mengembalikan dokumen kepada panitia.

Selain itu, peserta perlu memperhatikan batas waktu pengembalian berkas pada 22 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB. Panitia akan melanjutkan proses verifikasi setelah seluruh dokumen masuk.

Musda Golkar Sungai Penuh Digelar 23 Agustus 2026

Setelah proses pendaftaran dan verifikasi berlangsung, panitia akan memasuki tahapan puncak melalui Musda Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Panitia menjadwalkan Musda pada 23 Agustus 2026 di Aula Hotel Kerinci, Jalan Muradi No. 28, Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi.

Forum tersebut akan menjadi arena utama bagi peserta Musda untuk menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar Kota Sungai Penuh selama lima tahun ke depan.

Karena itu, panitia meminta seluruh peserta Musda mempersiapkan dokumen administrasi yang menjadi persyaratan keikutsertaan.

Akhirman secara khusus mengingatkan peserta agar membawa Surat Keputusan (SK) dan Surat Mandat resmi yang mencantumkan legalisir basah dari DPD II Golkar Kota Sungai Penuh.

Kelengkapan dokumen tersebut penting untuk memastikan setiap peserta memiliki legitimasi yang sesuai dengan ketentuan organisasi.

Syarat Calon Ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh 2026–2031

Panitia memberikan kesempatan kepada kader yang memiliki pengalaman organisasi dan memenuhi seluruh persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Persyaratan tersebut mencakup pengalaman kepengurusan, pendidikan, loyalitas, kapasitas kepemimpinan, hingga dukungan pemegang hak suara.

Berikut persyaratan yang perlu diperhatikan bakal calon:

1. Memiliki pengalaman sebagai pengurus

Bakal calon harus pernah aktif sebagai pengurus sekurang-kurangnya selama satu periode pada tingkatannya, tingkat di atasnya, atau satu tingkat di bawahnya.

Ketentuan tersebut juga mencakup pengalaman sebagai pengurus organisasi pendiri maupun organisasi yang didirikan Partai Golkar pada tingkat yang sama atau satu tingkat di atasnya.

Persyaratan ini menunjukkan bahwa pengalaman organisasi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan calon pemimpin partai.

2. Pendidikan minimal D-3

Panitia menetapkan tingkat pendidikan minimal Diploma III (D-3) atau sederajat bagi bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

Dengan ketentuan tersebut, bakal calon harus menyiapkan dokumen pendidikan yang dapat mendukung persyaratan administrasi.

3. Memiliki PD2LT

Bakal calon harus mempunyai Prestasi, Dedikasi, Disiplin, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PD2LT).

Kandidat harus membuat pernyataan sendiri yang menjelaskan pemenuhan aspek tersebut.

Kriteria ini menjadi bagian penting untuk menilai rekam jejak dan integritas kader yang ingin memimpin organisasi.

4. Memiliki kapasitas, kapabilitas, dan akseptabilitas

Selain pengalaman organisasi, bakal calon harus memiliki kapasitas, kapabilitas, dan akseptabilitas.

Kandidat juga harus menyatakan sendiri kesanggupannya memenuhi kriteria tersebut.

Ketiga aspek tersebut menjadi modal penting bagi seorang pemimpin partai karena ketua DPD tidak hanya membutuhkan kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi dan merangkul seluruh kader.

5. Tidak pernah terlibat G-30 S/PKI

Panitia juga mencantumkan ketentuan bahwa bakal calon tidak pernah terlibat dalam G-30 S/PKI.

Ketentuan tersebut masuk dalam persyaratan organisasi yang harus calon penuhi.

Baca Juga :  Sinyal Pilkada Kerinci Memanas Lebih Dini, H Murison Pegang Kendali NasDem – Peluang Jadi Bupati Makin Terbuka?

6. Lulus pendidikan dan latihan kader Partai Golkar

Bakal calon harus mengikuti dan menyelesaikan Pendidikan dan Latihan Kader Partai Golkar.

Kandidat harus membuktikan kelulusan tersebut melalui piagam atau sertifikat pengkaderan.

Persyaratan ini memperlihatkan pentingnya proses kaderisasi dalam menentukan calon pemimpin partai.

7. Berdomisili di Kota Sungai Penuh

Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh harus berdomisili di wilayah Kota Sungai Penuh.

Untuk membuktikan domisili, bakal calon perlu melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Dokumen tersebut juga membantu panitia melakukan verifikasi identitas dan domisili kandidat.

8. Mendapatkan dukungan minimal 30 persen pemegang hak suara

Salah satu persyaratan paling penting dalam penjaringan calon Ketua DPD Golkar Sungai Penuh berkaitan dengan dukungan peserta Musda.

Bakal calon harus memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari 13 pemegang hak suara.

Secara hitungan matematis, 30 persen dari 13 mencapai 3,9. Karena dukungan harus berasal dari pemegang hak suara dalam jumlah utuh, kandidat perlu mengantongi sedikitnya 4 dukungan agar memenuhi ambang tersebut.

Panitia meminta kandidat membuktikan dukungan melalui surat tertulis yang memuat tanda tangan Ketua dan Sekretaris sesuai SK yang berlaku serta tanda tangan dan stempel basah.

Ketentuan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam leadership election Partai Golkar Kota Sungai Penuh.

9. Bersedia meluangkan waktu untuk Partai Golkar

Calon Ketua DPD juga harus menyatakan kesediaannya meluangkan waktu untuk menjalankan tugas organisasi.

Selain itu, kandidat harus sanggup bekerja secara kolektif dalam Partai Golkar.

Pernyataan tersebut harus kandidat buat sendiri sebagai bagian dari persyaratan pencalonan.

10. Persetujuan Ketua Umum DPP jika tidak memenuhi kriteria

Panitia juga memberikan ketentuan khusus bagi bakal calon yang ingin maju tetapi tidak memenuhi kriteria persyaratan yang telah ditentukan.

Dalam kondisi tersebut, calon harus memperoleh persetujuan Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Ketentuan ini menjadi bagian dari mekanisme organisasi yang harus panitia dan peserta perhatikan selama proses Musda.

Dukungan 13 Pemegang Hak Suara Jadi Faktor Penting

Komposisi 13 pemegang hak suara membuat dukungan kader menjadi salah satu aspek strategis dalam Musda Golkar Sungai Penuh.

Ambang dukungan minimal 30 persen mendorong setiap bakal calon untuk membangun komunikasi politik internal sekaligus memperkuat konsolidasi dengan pemegang hak suara.

Namun, dukungan saja tidak cukup. Kandidat juga harus memastikan seluruh persyaratan administrasi dan organisasi terpenuhi.

Dengan demikian, proses penjaringan tidak hanya berbicara tentang siapa yang memiliki dukungan paling banyak. Panitia juga harus memastikan setiap kandidat memenuhi ketentuan yang berlaku.

Musda Menjadi Momentum Konsolidasi Partai Golkar

Pergantian kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh untuk periode 2026–2031 juga menjadi momentum bagi partai untuk memperkuat konsolidasi internal.

Kepemimpinan baru nantinya akan menghadapi berbagai tantangan organisasi, termasuk menjaga soliditas kader, meningkatkan komunikasi politik, memperkuat struktur partai, serta membangun hubungan yang produktif dengan berbagai elemen masyarakat.

Karena itu, figur Ketua DPD yang terpilih akan memegang peran strategis dalam menentukan arah organisasi selama lima tahun mendatang.

Kader juga akan melihat kemampuan calon dalam merangkul berbagai kelompok internal. Seorang ketua membutuhkan kemampuan komunikasi yang kuat agar perbedaan pilihan selama Musda tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Transparansi Jadi Sorotan dalam Penjaringan

Panitia menempatkan transparansi sebagai salah satu prinsip utama dalam proses penjaringan.

Langkah tersebut penting karena proses pemilihan ketua partai menyangkut kepentingan organisasi dalam jangka panjang.

Dengan membuka jadwal pendaftaran, lokasi pengambilan berkas, persyaratan, hingga mekanisme dukungan, panitia memberikan informasi yang lebih jelas kepada kader.

Keterbukaan juga dapat membantu peserta memahami tahapan sebelum memasuki Musda.

Selain itu, proses verifikasi berkas pada 22 Agustus 2026 akan menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap bakal calon memenuhi ketentuan yang panitia tetapkan.

Siapa yang Akan Memimpin Golkar Sungai Penuh 2026–2031?

Pertanyaan mengenai siapa yang akan menduduki kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031 kini mulai menarik perhatian kader dan publik.

Namun, keputusan akhir akan mengikuti mekanisme Musda serta ketentuan organisasi Partai Golkar.

Dengan waktu pendaftaran yang berlangsung singkat, dinamika internal partai berpotensi semakin menarik menjelang pelaksanaan Musda pada 23 Agustus 2026.

Setiap bakal calon tentu memiliki peluang untuk menawarkan gagasan, pengalaman, dan strategi kepemimpinan kepada pemegang hak suara.

Pada akhirnya, figur yang mampu memenuhi persyaratan sekaligus memperoleh dukungan kuat akan memiliki posisi strategis dalam kontestasi tersebut.

Harapan untuk Kepemimpinan Baru Golkar Sungai Penuh

Panitia berharap Musda Partai Golkar Kota Sungai Penuh menghasilkan pemimpin yang mampu memperkuat organisasi dan membawa kader bergerak dalam satu arah.

Selain itu, ketua terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh kader tanpa membedakan latar belakang dukungan selama proses Musda.

Kepemimpinan yang solid juga dapat membantu Partai Golkar menghadapi tantangan politik daerah sekaligus memperkuat eksistensinya di tengah masyarakat.

Dengan demikian, Musda 2026 bukan sekadar agenda pergantian ketua. Forum tersebut menjadi momentum untuk menentukan future leadership, memperkuat konsolidasi internal, serta menyusun strategi organisasi Partai Golkar Kota Sungai Penuh untuk periode 2026–2031.

Catatan Penting bagi Bakal Calon

Bagi kader yang berniat maju, persiapan administrasi menjadi langkah pertama yang perlu mendapat perhatian. Kandidat harus memastikan dokumen pendidikan, KTP, KK, sertifikat pengkaderan, surat pernyataan, serta surat dukungan telah tersedia dan memenuhi ketentuan panitia.

Kandidat juga perlu memperhatikan detail tanda tangan dan stempel basah pada dokumen dukungan. Kesalahan administratif dapat menghambat proses verifikasi.

Sementara itu, peserta Musda perlu membawa SK dan Surat Mandat resmi dengan legalisir basah sesuai arahan panitia.

Dengan seluruh tahapan tersebut, Musda Golkar Sungai Penuh 2026 akan menjadi salah satu agenda politik organisasi yang menarik perhatian masyarakat Kota Sungai Penuh.

Panitia kini menunggu kader-kader terbaik Partai Golkar untuk mengambil bagian dalam proses penjaringan. Setelah pendaftaran dibuka pada 21 Agustus, proses akan bergerak cepat menuju verifikasi pada 22 Agustus dan Musda pada 23 Agustus 2026.

Publik pun akan menantikan siapa figur yang akhirnya mendapatkan mandat untuk memimpin DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031 dan membawa organisasi memasuki babak baru kepemimpinan.(TIM)

Berita Terkait

Mulai 1 Agustus 2026, BKAD Sungai Penuh Alihkan Layanan Mutasi Gaji Pegawai ke Aplikasi Baru
Jangan Lewatkan! Pajak Kendaraan Jambi Dapat Keringanan, Ini Keuntungan Program Kilau Emas
Muaro Jambi Gaspol Modernisasi Pertanian: PM-AAS Jadi Strategi Baru Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare
649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla
Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026, Komitmen Reformasi Hukum dan Tata Kelola Makin Kuat
Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga Simpang Raya Sungai Penuh Keluhkan Krisis Air Bersih
Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Musda Golkar Sungai Penuh 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 21 Agustus: Ini Syarat Lengkapnya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Jangan Lewatkan! Pajak Kendaraan Jambi Dapat Keringanan, Ini Keuntungan Program Kilau Emas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Muaro Jambi Gaspol Modernisasi Pertanian: PM-AAS Jadi Strategi Baru Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

649 Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Ratusan Titik Diduga Api Aktif: BPBD Ungkap Wilayah Rawan Karhutla

Berita Terbaru