Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Kebakaran hebat kembali menggegerkan warga Desa Tanjung Pauh Hilir. Kali ini, si jago merah melalap sebuah gudang milik warga bernama Asril pada Kamis (1/10/2026).

Kobaran api yang membumbung tinggi membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga bahkan berhamburan keluar rumah untuk menghindari kemungkinan bahaya dari kebakaran yang masih berlangsung.

Salah seorang warga Desa Tanjung Pauh Hilir, Wira, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan api masih berkobar ketika warga menyaksikan kebakaran di gudang milik Asril.

“Ya, saat ini kebakaran masih terjadi. Api membumbung tinggi, sehingga membuat warga berhamburan keluar rumah,” ungkap Wita.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 wib langsung menarik perhatian masyarakat setempat. Warga berupaya memantau situasi dari lokasi yang mereka anggap aman, sementara petugas pemadam kebakaran terus berdatangan untuk membantu mengendalikan kobaran api.

Kebakaran Gudang Bikin Warga Tanjung Pauh Hilir Panik

Kobaran api yang menjulang tinggi menjadi perhatian warga Desa Tanjung Pauh Hilir. Situasi tersebut membuat masyarakat sekitar meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Api yang terus membesar menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan rambatan ke bangunan lain di sekitarnya. Karena itu, warga memilih keluar rumah dan menjauh dari titik kebakaran untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Kebakaran yang melibatkan bangunan gudang juga membutuhkan penanganan cepat. Petugas perlu mengendalikan sumber api sekaligus memastikan kobaran tidak menjalar ke bagian bangunan lain maupun lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga :  Kejar Waktu, Paripurna APBD 2026 Digelar Hingga Larut Malam

Meski demikian, informasi mengenai material yang tersimpan di dalam gudang milik Asril belum tersedia. Kondisi tersebut membuat penyebab kebakaran dan faktor yang memicu cepatnya kobaran api membesar masih belum dapat dipastikan.

Warga pun menunggu perkembangan penanganan dari petugas pemadam kebakaran yang terus bergerak menuju lokasi.

Armada Pemadam Kebakaran Terus Berdatangan

Di tengah kepanikan warga, sejumlah armada pemadam kebakaran terus berdatangan ke lokasi kejadian. Petugas berupaya melakukan pemadaman untuk mengendalikan api yang melalap gudang milik Asril.

Kehadiran armada pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian tersebut. Petugas harus bergerak cepat agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Selain memadamkan api, petugas juga perlu memperhatikan keamanan warga yang berada di sekitar lokasi. Masyarakat sebaiknya tidak mendekati bangunan yang terbakar, terutama ketika kobaran api masih tinggi dan petugas tengah melakukan penanganan.

Sementara itu, warga di sekitar lokasi diharapkan mengikuti arahan petugas. Langkah tersebut dapat membantu menjaga kelancaran proses pemadaman serta memberikan ruang bagi armada pemadam kebakaran untuk bergerak.

Hingga informasi ini disusun, kebakaran masih berlangsung menurut keterangan Wira. Belum ada informasi terkonfirmasi mengenai waktu yang dibutuhkan petugas untuk mengendalikan seluruh kobaran api.

Baca Juga :  Surat Edaran Pemprov Jambi Resmi Terbit, ASN dan Non-ASN Diminta Pakai Baju Melayu hingga 16 Juni

Penyebab Kebakaran Masih Belum Diketahui

Salah satu informasi yang masih dinantikan masyarakat ialah penyebab kebakaran gudang milik Asril tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan sumber api maupun dugaan awal pemicu kebakaran. Karena itu, masyarakat perlu menunggu hasil pemeriksaan petugas sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kejadian.

Kebakaran bangunan dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari gangguan instalasi listrik, sumber panas, hingga kelalaian dalam penggunaan peralatan tertentu. Namun, kemungkinan tersebut tidak serta-merta menjelaskan kejadian di Tanjung Pauh Hilir.

Petugas perlu memeriksa lokasi setelah situasi aman untuk mengetahui titik awal api dan faktor yang memicu kebakaran. Pemeriksaan tersebut juga penting untuk memastikan apakah terdapat unsur lain yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Dengan demikian, informasi mengenai penyebab kebakaran sebaiknya mengacu pada keterangan resmi pihak berwenang, bukan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Informasi yang diterima saat ini api mulai menyambar rumah warga sekitar lokasi kebakaran

Kerugian dan Kondisi Korban Belum Ada Keterangan Resmi

Selain penyebab kebakaran, masyarakat juga menantikan informasi mengenai total kerugian yang dialami pemilik gudang.

Api yang membakar bangunan berpotensi merusak struktur gudang serta barang-barang yang tersimpan di dalamnya. Namun, besarnya kerugian dalam peristiwa ini belum dapat dipastikan sebelum petugas atau pemilik melakukan pendataan.(*)

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Berita Terbaru