Reinkarnasi Supra X, Honda Biz 110 2026 Kini Sudah Hadir di Dealer

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan Honda Biz 110

Tampilan Honda Biz 110

OTOMOTIF,JS-  Honda kembali menarik perhatian pasar sepeda motor melalui kehadiran Honda Biz 110 model 2026. Motor bebek bermesin kecil ini mulai mengisi dealer-dealer di Argentina dengan membawa desain membulat, fitur modern, dan sejumlah kepraktisan untuk menunjang aktivitas harian.

Satu hal yang langsung mencuri perhatian ialah harganya. Honda mematok Biz 110 2026 sebesar 4.006.500 peso Argentina. Jika menggunakan nilai konversi dalam informasi yang tersedia, nominal tersebut setara sekitar Rp47,8 juta.

Harga itu tentu mengundang perhatian, mengingat Biz 110 hanya mengandalkan mesin berkapasitas 109 cc. Namun, Honda menawarkan sejumlah fitur yang membuat motor ini berbeda dari gambaran motor bebek konvensional, mulai dari panel instrumen LCD hingga port pengisian daya USB Type-C.

Kehadiran model terbaru ini juga menarik bagi penggemar motor bebek di Indonesia. Bentuk bodinya mengingatkan pada Honda Supra X Helm In karena memiliki desain cukup besar dan menyediakan ruang penyimpanan di bawah jok. Meski begitu, Biz 110 merupakan model untuk pasar Argentina sehingga spesifikasi, harga, dan kelengkapan fiturnya tidak otomatis berlaku untuk pasar Indonesia.

Desain Membulat dengan Dimensi yang Cukup Besar

Honda mempertahankan karakter desain membulat pada Biz 110 2026. Bentuk bodi tersebut memberikan kesan sederhana sekaligus fungsional, sesuai kebutuhan pengendara yang mengutamakan kepraktisan saat beraktivitas sehari-hari.

Pada bagian depan, Honda memadukan lampu utama dengan lampu LED daytime running light (DRL). Kombinasi tersebut memberikan sentuhan modern tanpa menghilangkan karakter khas motor bebek yang menjadi identitas Biz.

Dimensinya juga cukup menarik untuk kelas mesin 110 cc. Honda Biz 110 2026 memiliki panjang 1.892 mm, lebar 715 mm, dan tinggi 1.081 mm. Sementara itu, tinggi jok mencapai 750 mm.

Ukuran jok tersebut berpotensi memudahkan pengendara dengan beragam postur tubuh untuk menapak ke permukaan jalan. Namun, kenyamanan sebenarnya tetap bergantung pada postur pengendara, bentuk jok, dan posisi berkendara.

Honda juga menjaga bobot motor pada angka 99 kilogram. Bobot yang relatif ringan ini dapat membantu pengendara ketika bermanuver di jalan perkotaan, melewati kemacetan, atau memarkir kendaraan di ruang terbatas.

Panel LCD dan USB Type-C Jadi Daya Tarik

Selain desain, Honda Biz 110 2026 menawarkan pembaruan pada sisi teknologi. Motor ini menggunakan panel instrumen LCD yang menampilkan informasi berkendara, termasuk posisi gigi transmisi.

Informasi tersebut membantu pengendara memantau kondisi kendaraan dengan lebih praktis. Tampilan digital juga memberikan kesan modern dibandingkan panel instrumen analog yang masih banyak digunakan pada motor berkapasitas kecil.

Honda turut menyediakan port pengisian daya USB Type-C. Fitur ini berguna bagi pengendara yang membawa ponsel untuk navigasi, komunikasi, atau kebutuhan perjalanan lainnya.

Meski demikian, pengendara tetap perlu memperhatikan posisi perangkat dan kabel pengisian agar tidak mengganggu konsentrasi selama berkendara. Penggunaan aksesori tambahan juga sebaiknya tidak menghalangi pandangan ke panel instrumen.

Kombinasi panel LCD dan USB Type-C menunjukkan bahwa kebutuhan pengguna motor harian kini tidak hanya berkaitan dengan konsumsi bahan bakar dan kemudahan pengoperasian. Fitur pendukung perangkat elektronik juga mulai menjadi pertimbangan dalam memilih kendaraan.

Baca Juga :  Honda RS125 Final Edition Resmi Meluncur, Motor Ayam Jago Legendaris Kini Jadi Buruan Kolektor

Ruang Penyimpanan Mendukung Aktivitas Harian

Honda Biz 110 2026 menawarkan beberapa tempat penyimpanan untuk menunjang mobilitas pengendara. Pada bagian depan, Honda menyediakan kompartemen penyimpanan dan pengait barang.

Fitur tersebut dapat membantu pengguna membawa barang berukuran kecil saat berbelanja atau menjalankan keperluan sehari-hari. Pengait juga memberi pilihan untuk membawa barang tertentu tanpa harus selalu memasukkannya ke dalam tas.

Keunggulan lainnya terletak pada ruang penyimpanan di bawah jok. Kompartemen ini memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung helm half-face, sehingga pengendara bisa menyimpan perlengkapan berkendara ketika meninggalkan motor.

Namun, ukuran helm dan bentuk kompartemen dapat memengaruhi kecocokan penyimpanan. Karena itu, pengguna tetap perlu memastikan helm benar-benar masuk dan jok dapat terkunci dengan sempurna.

Honda juga menghubungkan kunci kontak dengan mekanisme pembuka jok. Pengaturan ini membuat pengendara lebih mudah mengakses ruang penyimpanan tanpa harus menggunakan mekanisme pembuka terpisah.

Rangkaian fitur tersebut memperlihatkan fokus Honda pada kepraktisan. Bagi pengguna yang sering bepergian untuk bekerja, berbelanja, atau melakukan aktivitas rutin, ruang penyimpanan dan akses jok yang mudah dapat memberikan nilai tambah.

Sistem Rem Berbeda dari Motor Bebek Konvensional

Salah satu perubahan paling menarik pada Honda Biz 110 2026 terletak pada sistem pengeremannya. Motor ini tidak lagi menggunakan pedal rem belakang seperti motor bebek konvensional pada umumnya.

Sebagai gantinya, Honda menempatkan kendali rem pada setang. Konfigurasi tersebut memiliki kemiripan dengan tata letak rem pada motor matik, sehingga pengendara mengoperasikan rem melalui tuas tangan.

Honda juga menyematkan sistem Combined Braking System (CBS). Sistem ini membantu mengombinasikan distribusi pengereman depan dan belakang sesuai mekanisme yang dirancang pabrikan.

Untuk perangkat kerasnya, Biz 110 2026 memakai rem cakram pada roda depan dan rem tromol pada roda belakang. Kombinasi tersebut menggabungkan daya pengereman cakram depan dengan konstruksi rem tromol belakang yang relatif sederhana.

Meski menawarkan tata letak berbeda, pengendara tetap perlu menyesuaikan diri sebelum menggunakan motor ini di jalan raya. Kebiasaan mengoperasikan pedal rem belakang pada motor bebek konvensional dapat membuat pengendara membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Pengendara juga perlu memahami karakter pengereman CBS dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Fitur bantuan pengereman tidak menghilangkan kebutuhan untuk berkendara secara hati-hati.

Mesin 109 cc dengan Transmisi Empat Percepatan

Untuk sektor dapur pacu, Honda Biz 110 2026 mengandalkan mesin 109 cc, empat langkah, dua katup, dan konfigurasi OHC. Mesin satu silinder tersebut menggunakan sistem pendingin udara serta teknologi injeksi bahan bakar elektronik Programmed Fuel Injection (PGM-FI).

Honda memadukan mesin itu dengan transmisi empat percepatan. Konfigurasi ini mempertahankan karakter motor bebek yang mengandalkan perpindahan gigi untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara.

Kapasitas mesin yang relatif kecil membuat Biz 110 menyasar pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis untuk mobilitas sehari-hari. Namun, kapasitas mesin saja tidak cukup untuk menentukan konsumsi bahan bakar, performa, atau biaya operasional secara pasti.

Faktor seperti kondisi jalan, beban kendaraan, gaya berkendara, perawatan berkala, dan kualitas bahan bakar juga memengaruhi efisiensi penggunaan motor.

Honda belum mencantumkan angka konsumsi bahan bakar dalam informasi spesifikasi yang menjadi acuan artikel ini. Karena itu, calon konsumen sebaiknya tidak langsung menyimpulkan tingkat keiritan Biz 110 hanya berdasarkan kapasitas mesinnya.

Baca Juga :  Yamaha NMAX dan Honda PCX Punya Rival Baru, CFMoto 150SC-F Bawa Fitur Premium Harga Lebih Murah

Harga Honda Biz 110 2026 Tembus Rp47,8 Juta

Di Argentina, Honda menetapkan harga jual yang disarankan sebesar 4.006.500 peso untuk Biz 110 model 2026. Berdasarkan konversi yang tercantum dalam informasi awal, harganya setara sekitar Rp47.844.429.

Nominal tersebut terlihat tinggi jika dibandingkan dengan gambaran umum motor bebek 110 cc di Indonesia. Namun, perbandingan lintas negara membutuhkan pertimbangan lebih luas karena nilai tukar, pajak, biaya distribusi, struktur harga, dan kondisi pasar setiap negara berbeda.

Selain itu, harga yang tercantum merupakan harga pasar Argentina. Angka tersebut tidak bisa langsung menjadi patokan harga apabila Honda menghadirkan model serupa di Indonesia.

Calon pembeli juga perlu membedakan harga yang disarankan pabrikan dengan biaya akhir di dealer. Pajak, biaya administrasi, serta ketentuan penjualan setempat dapat memengaruhi nominal yang harus konsumen keluarkan.

Dengan harga tersebut, Honda Biz 110 2026 menarik perhatian bukan semata-mata karena kapasitas mesinnya, melainkan juga karena perpaduan fitur penyimpanan, panel digital, pengisian daya USB Type-C, dan sistem pengereman yang berbeda.

Diproduksi di Argentina, Tersedia dalam Empat Warna

Honda memproduksi Biz 110 2026 di fasilitas pabriknya di Campana, Argentina. Honda kemudian mendistribusikan model tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar setempat.

Pabrikan menawarkan empat pilihan warna, yaitu putih, biru, abu-abu, dan merah. Pilihan ini memberi konsumen kesempatan menyesuaikan tampilan kendaraan dengan selera masing-masing.

Kehadiran Biz 110 terbaru juga memperlihatkan bahwa Honda tetap mempertahankan segmen motor bebek praktis di pasar tertentu. Produsen sepeda motor memang perlu menyesuaikan desain, fitur, dan konfigurasi kendaraan dengan kebiasaan pengguna di setiap negara.

Bagi konsumen Indonesia, motor ini bisa menjadi bahan perbandingan untuk melihat perkembangan fitur pada kelas mesin kecil. Namun, informasi mengenai kemungkinan pemasaran resmi di Indonesia, harga lokal, dan ketersediaan unit tetap memerlukan konfirmasi dari Honda Indonesia.

Apakah Honda Biz 110 2026 Layak Diperhatikan?

Honda Biz 110 2026 menawarkan kombinasi desain membulat, bobot 99 kg, mesin 109 cc, panel LCD, port USB Type-C, serta ruang penyimpanan yang mendukung aktivitas harian.

Sistem pengereman dengan kendali pada setang juga menjadi pembeda utama dibandingkan motor bebek konvensional. Di sisi lain, harga setara Rp47,8 juta di Argentina membuat konsumen perlu melihat motor ini dalam konteks pasar tempat Honda menjualnya.

Jika Honda menghadirkan model dengan konsep serupa di Indonesia, fitur penyimpanan, kemudahan berkendara, efisiensi, dan harga lokal kemungkinan menjadi faktor penting bagi calon pembeli.

Untuk saat ini, Honda Biz 110 2026 menjadi salah satu model yang menarik untuk dicermati, terutama bagi penggemar motor bebek yang menginginkan kendaraan ringkas dengan sentuhan teknologi modern. Konsumen Indonesia sebaiknya menunggu informasi resmi mengenai pemasaran lokal sebelum menganggap model ini tersedia di dealer dalam negeri.(*)

Berita Terkait

Harga Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun, Kapitalisasi Pasar Kripto Susut ke US$2,73 Triliun
Alfin Perjuangkan Pasar Tanjung Bajure, Kemendag Beri Respons Positif
Sidak Kantor Camat Tabir Lintas, Bupati Merangin Kecewa: Pegawai Sepi
Waspada Jeratan Utang! Ini 4 Kesalahan Finansial yang Memicu Gagal Bayar Pinjaman
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
Catatan Kredit Buruk karena Pinjol, Bisakah Kembali Pulih?
Riwayat Pinjol Bisa Pengaruhi Kredit Bank, Ini Faktanya
Simpan Uang Rp10 Juta di Bank, Pilih Tabungan Biasa atau Deposito? Ini Perhitungan Bunganya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Harga Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun, Kapitalisasi Pasar Kripto Susut ke US$2,73 Triliun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Alfin Perjuangkan Pasar Tanjung Bajure, Kemendag Beri Respons Positif

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Reinkarnasi Supra X, Honda Biz 110 2026 Kini Sudah Hadir di Dealer

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Waspada Jeratan Utang! Ini 4 Kesalahan Finansial yang Memicu Gagal Bayar Pinjaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031

Berita Terbaru