SUNGAIPENUH,JS- Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terus meningkatkan tanggung jawab, disiplin, dan semangat kerja dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi ASN untuk menurunkan kinerja maupun mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Alfin saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (28/10/2026). Dalam momentum bersejarah bagi generasi muda Indonesia itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Sungai Penuh.
Upacara berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Sejumlah pimpinan daerah turut hadir, termasuk pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Alpian, unsur Forkopimda, staf ahli, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan BUMN dan BUMD, camat, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Pemerintah Kota Sungai Penuh juga memanfaatkannya untuk memberikan apresiasi kepada ASN yang memasuki masa purna tugas, pemuda berprestasi, serta pihak-pihak yang berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Alfin Tekankan Tanggung Jawab ASN di Tengah Efisiensi Anggaran
Dalam arahannya, Alfin menyoroti pentingnya menjaga etos kerja di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Menurutnya, setiap ASN tetap memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional, terlepas dari kebijakan penghematan belanja pemerintah.
Ia mengingatkan bahwa pemerintah membutuhkan aparatur yang mampu bekerja secara konsisten, menjaga integritas, dan menghasilkan perubahan positif bagi masyarakat.
“Jangan sampai efisiensi menjadi alasan untuk malas dan tidak bekerja. Semua memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing yang akan dinilai dan harus dipertanggungjawabkan,” tegas Alfin.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah bahwa efisiensi seharusnya mendorong penggunaan anggaran secara lebih tepat sasaran, bukan mengurangi semangat dalam menjalankan tugas.
Karena itu, Alfin meminta ASN tetap mengutamakan kualitas pekerjaan, meningkatkan kedisiplinan, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk mendukung program pembangunan daerah.
Selain itu, ia mendorong setiap perangkat daerah membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang lebih baik, pelaksanaan program yang efektif, dan penyelesaian kebutuhan publik secara bertanggung jawab.
ASN Purna Tugas Jadi Teladan bagi Generasi Muda
Pada kesempatan yang sama, Alfin menyampaikan penghormatan kepada enam pejabat ASN Pemerintah Kota Sungai Penuh yang memasuki masa purna tugas. Ia mengapresiasi pengabdian mereka selama menjalankan amanah sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Menurutnya, pengalaman serta ketekunan para ASN senior dapat menjadi pelajaran berharga bagi pegawai yang masih aktif, terutama generasi muda yang akan melanjutkan roda pemerintahan.
“Saya sampaikan penghormatan khusus kepada para senior yang memasuki purna bakti sebagai PNS. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini,” ujar Alfin.
Ia juga meminta ASN yang masih aktif untuk meneladani sikap para senior dalam menyelesaikan tugas hingga akhir masa pengabdian.
“Kepada ASN yang masih aktif, terutama generasi muda, lihatlah bagaimana para senior menjalankan tanggung jawab sampai akhir dengan baik serta meninggalkan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Alfin berharap para pegawai muda tidak hanya mengejar pencapaian administratif, tetapi juga membangun reputasi melalui integritas, kedisiplinan, dan hasil kerja yang bermanfaat.
Dengan demikian, regenerasi birokrasi di Kota Sungai Penuh dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pengalaman ASN senior pun dapat menjadi modal penting bagi pegawai baru untuk memahami nilai pengabdian dan tanggung jawab dalam pemerintahan.
Sepuluh Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memberikan penghargaan kepada generasi muda yang telah mengharumkan nama daerah.
Dalam rangkaian kegiatan setelah upacara, pemerintah kota memberikan penghargaan kepada 10 pemuda dan pemudi berprestasi tahun 2026. Mereka memperoleh apresiasi atas pencapaian di berbagai ajang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional dan internasional.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas usaha, dedikasi, dan kemampuan generasi muda dalam mengembangkan potensi masing-masing.
Di sisi lain, apresiasi ini diharapkan mampu mendorong pemuda lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berani bersaing dalam berbagai bidang. Prestasi generasi muda tidak hanya membawa kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga memperkuat citra Kota Sungai Penuh di tingkat yang lebih luas.
Momentum Sumpah Pemuda pun mengingatkan masyarakat bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh generasi. Pemerintah dapat menyediakan dukungan dan ruang pengembangan, sedangkan pemuda dapat berkontribusi melalui kreativitas, kompetensi, serta kegiatan positif di lingkungan masing-masing.
HMI Bacakan Naskah Kongres Pemuda Indonesia
Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan naskah Kongres Pemuda Indonesia oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Sungai Penuh.
Pembacaan naskah tersebut mengingatkan peserta pada semangat persatuan yang melandasi lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Pada saat itu, para pemuda dari berbagai latar belakang menyatukan tekad untuk membangun identitas kebangsaan melalui persatuan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia.
Nilai sejarah tersebut tetap relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini. Di tengah perbedaan latar belakang dan kepentingan, semangat persatuan dapat menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama dalam membangun daerah.
Alfin juga membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam upacara tersebut. Pidato itu menekankan peran strategis generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat karakter, dan berkontribusi aktif terhadap pembangunan nasional.
Bagi Kota Sungai Penuh, pesan tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk membangun generasi muda yang berdaya saing sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Oleh sebab itu, peringatan Sumpah Pemuda tidak cukup hanya melalui upacara tahunan.
Nilai perjuangan para pendahulu perlu diterapkan melalui tindakan nyata, seperti meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan keterampilan, menjaga persatuan, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan.
BAZNAS Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat
Selain penghargaan bagi pemuda dan ASN purna tugas, rangkaian peringatan juga mencakup kegiatan sosial yang melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sungai Penuh.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS memberikan penghargaan kepada sejumlah organisasi perangkat daerah yang mendukung program pengelolaan zakat. BAZNAS juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.
Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS dalam membantu warga melalui berbagai program sosial.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat memiliki peran penting dalam memperluas manfaat bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sinergi tersebut juga dapat memperkuat kepedulian sosial di lingkungan pemerintahan. Melalui dukungan berbagai pihak, program bantuan diharapkan mampu menjangkau penerima yang tepat dan memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini melengkapi rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan menempatkan kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya membangun daerah.
Alfin Ajak ASN Berkontribusi Positif Setiap Hari
Dalam arahannya, Alfin menegaskan bahwa kemajuan Kota Sungai Penuh membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintahan. Ia mengajak ASN membangun kebiasaan kerja yang produktif dan memberikan kontribusi positif secara konsisten.
“Mari kita bersinergi membangun Kota Sungai Penuh yang sama-sama kita cintai. Jika seluruh ASN memberikan sedikit kontribusi positif setiap hari, maka dalam beberapa bulan ke depan akan terlihat banyak perubahan baik untuk kota ini,” ujarnya.
Ajakan tersebut menekankan bahwa perubahan daerah tidak selalu bermula dari program besar. Peningkatan kedisiplinan, pelayanan yang responsif, penyelesaian pekerjaan tepat waktu, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat juga dapat menghasilkan dampak positif apabila seluruh aparatur menjalankannya secara konsisten.
Karena itu, setiap ASN perlu memahami perannya masing-masing dan memastikan pekerjaannya mendukung tujuan organisasi. Koordinasi antar-OPD juga menjadi faktor penting agar program pemerintah berjalan efektif dan tidak terhambat oleh persoalan komunikasi maupun tumpang tindih pekerjaan.
Alfin berharap seluruh aparatur menjalankan tugas dengan ikhlas dan tulus. Ia menilai semangat pengabdian harus berjalan seiring dengan tanggung jawab profesional untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Membangun Sungai Penuh
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Sungai Penuh membawa pesan tentang pentingnya persatuan, pengabdian, dan tanggung jawab bersama.
Bagi ASN, momentum ini menjadi pengingat agar mereka terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga kepercayaan masyarakat. Sementara itu, penghargaan kepada pemuda berprestasi menunjukkan pentingnya dukungan terhadap generasi yang mampu membawa nama baik daerah.
Pada akhir arahannya, Alfin kembali menyampaikan selamat kepada para ASN yang memasuki masa purna tugas serta memberikan apresiasi kepada pemuda dan pemudi yang telah mengharumkan nama Kota Sungai Penuh di berbagai ajang.
Ia berharap semangat pengabdian para ASN senior dapat diteruskan oleh generasi berikutnya, sedangkan prestasi pemuda dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berkarya.(AN)










