Efisiensi 2026: TPP ASN Sarolangun Dipotong 30%

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kantor Bupati Sarolangun

Foto : Kantor Bupati Sarolangun

SAROLANGUN,JS – Efisiensi 2026: TPP ASN Sarolangun Dipotong 30%.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun mulai menyiapkan langkah efisiensi anggaran besar-besaran yang akan berlaku pada 2026. Pemkab mengambil kebijakan mencolok dengan memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 30 persen.

Langkah tidak populer ini bertujuan menjaga stabilitas dan kesehatan fiskal daerah. Pemkab Sarolangun menargetkan penghematan anggaran hingga Rp 30 miliar per tahun melalui pemotongan TPP tersebut.

Baca Juga :  Ada Apa dengan Bank Jambi? ASN Kerinci–Sungai Penuh Resah

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sarolangun, Dedy Hendri, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berhenti pada pengurangan tunjangan pegawai. Pemkab juga menyisir ulang berbagai kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mendesak atau tidak tepat sasaran.

Baca Juga :  Wako Alfin Turun Langsung ke Kantor Camat, Disiplin ASN Sungai Penuh Jadi Perhatian Serius

“Ada kegiatan-kegiatan yang belum pas, belum tepat, kita ambil, kita tarik,” ujar Dedy.

Ia menyebut bahwa setiap OPD harus memastikan seluruh programnya memberi dampak nyata dan tidak membebani anggaran daerah. Pemkab Sarolangun terus menghitung ulang kebutuhan anggaran dan memetakan kegiatan yang perlu penyesuaian sebelum menerapkan kebijakan ini sepenuhnya pada tahun anggaran 2026.(AN)

Berita Terkait

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Berita Terbaru