Pemkab Tebo Segera Proses Pinjaman Rp140 Miliar ke PT SMI

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kantor Bupati Tebo

Foto ; Kantor Bupati Tebo

TEBO,JS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo langsung mengajukan pinjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) setelah DPRD Kabupaten Tebo mengesahkan APBD 2026, Kamis (27/11/2025).

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Hendry Nora menjelaskan bahwa Pemkab Tebo sudah memulai proses pengajuan pinjaman sesuai prosedur, meski tahapan ini masih cukup panjang.

“Meski APBD 2026 memuat skema pinjaman, Pemkab harus menyelesaikan sejumlah tahapan administrasi sebelum menandatangani akad pinjaman,” ujar Hendry.

Baca Juga :  Tak Penuhi Syarat Jumlah Pendaftar, Dua OPD Tebo Batal Dilelang

Ia menambahkan, setelah menandatangani akad, Pemkab akan menerima dana pinjaman di kas daerah. Selanjutnya, OPD terkait, seperti Dinas PUPR dan RSUD Sultan Thaha Saifuddin, akan melaksanakan kontrak dan pekerjaan teknis.

Bupati Tebo Agus Rubiyanto menegaskan bahwa DPRD sudah membahas pinjaman Rp140 miliar dan memasukkannya dalam KUA-PPAS 2026. “Sekarang kami tinggal menunggu pengesahan APBD, dan pengajuan pinjaman sudah berjalan,” katanya.

Awalnya, Pemkab merencanakan pembangunan delapan titik jalan menggunakan pinjaman. Namun, Pemkab menyesuaikan rencana menjadi dua titik jalan dan satu untuk sarana-prasarana RSUD karena adanya penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD).

Agus menambahkan, Pemkab sempat mengajukan Rp350 miliar, tetapi menyesuaikan nilai pinjaman menjadi Rp140 miliar sesuai kemampuan fiskal daerah. “Jika tidak meminjam ke PT SMI, kami tetap membangun, tapi skalanya terbatas dan tidak tuntas,” jelasnya.

Baca Juga :  2025, Kasus Perceraian di Kabupaten Tebo Meningkat

Hanya beberapa daerah yang layak secara fiskal mendapat persetujuan pinjaman dari PT SMI. Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Kemendagri, yang mendorong daerah memanfaatkan pinjaman untuk percepatan pembangunan.

Terkait bunga pinjaman, Agus menegaskan tingkat bunganya rendah, hanya sekitar 0,5 persen, lebih kecil dibandingkan pinjaman perbankan lain. “Bunganya kecil, hampir sama dengan pinjaman KUR,” tutupnya.(AN)

Berita Terkait

Terima Direksi Cassia Coop, Alfin Tegaskan Komitmen Dukung Investasi di Sungai Penuh
1.521 Titik Panas Terdeteksi di Tanjab Barat, Batang Asam Paling Parah dengan 493,5 Hektare Lahan Terbakar
Pilkades Sarolangun 29 Oktober 2026: Bupati Hurmin Peringatkan Panitia, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi
Harga Cabai Merah Keriting dan Cabe Rawit di Kerinci dan Sungai Penuh Semakin Pedas
BKPSDM Sungai Penuh Buka Pengusulan Pencantuman Gelar PNS dan PPPK, Ini Syarat Lengkapnya
BKPSDM Sungai Penuh Raih Penghargaan Muzakki Teladan, Alfin Apresiasi ASN yang Bayar Zakat
Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Al Haris Bidik Investasi dan Lapangan Kerja di Muaro Jambi
Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tegaskan ASN Sungai Penuh Jangan Jadikan Efisiensi Alasan untuk Malas
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Terima Direksi Cassia Coop, Alfin Tegaskan Komitmen Dukung Investasi di Sungai Penuh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:01 WIB

1.521 Titik Panas Terdeteksi di Tanjab Barat, Batang Asam Paling Parah dengan 493,5 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pilkades Sarolangun 29 Oktober 2026: Bupati Hurmin Peringatkan Panitia, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Harga Cabai Merah Keriting dan Cabe Rawit di Kerinci dan Sungai Penuh Semakin Pedas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:40 WIB

BKPSDM Sungai Penuh Buka Pengusulan Pencantuman Gelar PNS dan PPPK, Ini Syarat Lengkapnya

Berita Terbaru