JAKARTA,JS- Bagi siswa SMA sederajat yang menunggu seleksi sekolah kedinasan 2026, ada kabar menggembirakan! Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), sekolah kedinasan baru hasil merger Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), akan membuka pendaftaran untuk calon taruna dan taruni pada tahun 2026.
Poltekpin: Sekolah Kedinasan dengan Program Studi Baru
Poltekpin berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum). Untuk tahun 2026, Poltekpin membuka empat program studi baru yang berfokus pada bidang hukum dan hak asasi manusia. Program studi ini dirancang untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan kompeten.
-
Pembangunan Hukum
-
Perancangan Peraturan Perundang-Undangan
-
Hukum Kekayaan Intelektual
-
Administrasi Hukum Umum
Pembukaan program studi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang hukum, yang semakin penting seiring dengan perkembangan kebijakan di Indonesia.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Poltekpin 2026: Jadwal dan Proses Seleksi
Setiap tahun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengelola seleksi sekolah kedinasan, termasuk Poltekpin. Seleksi ini biasanya dibuka antara bulan Mei-Juni. Tahapan seleksi terdiri dari:
-
Seleksi Administrasi: Memastikan bahwa semua peserta memenuhi persyaratan.
-
Tes CAT (Computer Assisted Test): Menguji kemampuan dasar peserta.
-
Tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar): Mengukur pengetahuan dan kemampuan calon mahasiswa.
Fasilitas dan Keuntungan Kuliah di Poltekpin
Poltekpin menawarkan banyak keuntungan bagi calon mahasiswa. Poltekpin memberi kesempatan besar bagi para mahasiswa untuk memulai karier di sektor publik dengan pendidikan berkualitas tinggi.
Berperan dalam Mencetak SDM Hukum Berkualitas
Poltekpin hadir untuk mencetak SDM yang berkualitas di bidang hukum dan hak asasi manusia. Selama pendidikan, taruna dan taruni akan dilatih untuk berpikir kritis, mengembangkan integritas, serta peduli terhadap isu-isu HAM. Pendidikan di Poltekpin bertujuan untuk menciptakan profesional yang mampu memperbaiki sistem hukum dan HAM di Indonesia.
Persiapan Poltekpin: Kebutuhan Dosen dan Fasilitas Pendidikan
Setelah merger antara Poltekim dan Poltekip, Poltekpin kini berada dalam fase transisi. Untuk mendukung pengembangan empat program studi baru, Poltekpin membutuhkan tenaga pengajar yang berkualitas. Poltekpin terus mempersiapkan tenaga pendidik yang akan memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa.(AN)









