Arwana Indonesia Selalu Jadi Primadona di Pasar Global

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ikan Arwana Indonesia selalu masih laris di pasar global

Ikan Arwana Indonesia selalu masih laris di pasar global

JAKARTA,JS — Arwana, yang dikenal sebagai “ikan naga”, tetap menjadi primadona pasar global karena sisiknya berkilau dan gerakannya elegan. Ikan ini tidak hanya memikat mata, tetapi juga dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran, sehingga menjadi simbol status dan prestise bagi pemiliknya.

Indonesia menjadi pusat pembiakan arwana terbesar di dunia. BPS 2024 mencatat China membeli arwana senilai sekitar US$9,15 juta atau 75.464 kilogram. Jenis Super Red, yang dianggap sebagai simbol kejayaan dan rezeki, menjadi favorit di China dan harganya bisa mencapai ribuan dolar per ekor.

Baca Juga :  Mobil Baru Gampang Penyok? Ternyata Ini Alasannya

Jepang menempati posisi kedua sebagai pasar ekspor, dengan nilai impor sekitar US$491 ribu atau 4.137 kilogram. Pasar Jepang menuntut kualitas tinggi, sehingga breeder Indonesia harus menghasilkan arwana premium agar bisa menembus negara tersebut. Vietnam, Taiwan, dan Thailand menempati posisi berikutnya, dengan Vietnam banyak membeli arwana juvenil untuk dibesarkan, sementara Taiwan dan Thailand menarik minat komunitas kolektor dan pecinta ikan hias yang terus berkembang.

Keunggulan arwana Indonesia muncul dari genetika unggul dan karakter fisik yang sulit disaingi negara lain. Breeder Indonesia mengembangkan hatchery modern, memilih induk unggul, dan membesarkan arwana sesuai standar internasional agar kualitas tetap terjaga. Pemerintah juga mewajibkan sertifikasi CITES yang ketat untuk setiap ekspor, sehingga arwana Indonesia memiliki nilai jual tinggi di pasar global.

Baca Juga :  Biaya Admin GoPay 2026 Terbaru, Top Up hingga Transfer Bank: Ini Rincian Lengkapnya

Para pelaku usaha menyeimbangkan kegiatan komersial dengan pelestarian alam, sehingga populasi arwana tetap stabil di alam maupun di hatchery. Dengan reputasi yang terus meningkat, peluang Indonesia mempertahankan posisi sebagai kekuatan utama industri ikan hias dunia semakin terbuka lebar.(AN)

Berita Terkait

IHSG Turun 3,28% Sepekan, Asing Jual Saham Rp82,55 Triliun Sepanjang 2026
BRI Raih Penghargaan Bank UMKM Terbaik 2027, Ini Program untuk Petani dan Pengusaha Desa
Kurs Dolar AS Hari Ini 2 Oktober 2026: Cek Harga Jual dan Beli di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya
Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

IHSG Turun 3,28% Sepekan, Asing Jual Saham Rp82,55 Triliun Sepanjang 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:59 WIB

BRI Raih Penghargaan Bank UMKM Terbaik 2027, Ini Program untuk Petani dan Pengusaha Desa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 2 Oktober 2026: Cek Harga Jual dan Beli di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya

Rabu, 30 September 2026 - 21:45 WIB

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar

Berita Terbaru