BMKG: Dua Siklon Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siklon tropis bakal menerjang sejumlah wilayah di Indonesia

Siklon tropis bakal menerjang sejumlah wilayah di Indonesia

JAKARTA,JS- BMKG: Dua Siklon Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 91S berkembang menjadi Siklon Tropis Bakung. Saat ini siklon berada di koordinat 8,5°LS dan 96,6°BT, di Samudra Hindia sebelah barat daya Lampung.

BMKG mencatat dua sistem tekanan rendah, yaitu Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Tropis 93S, yang menyebabkan hujan deras, angin kencang, dan gelombang laut tinggi di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Juga :  BMKG : Waspadai Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

Siklon Tropis Bakung: Posisi dan Intensitas

BMKG mencatat bahwa Siklon Tropis Bakung memiliki:

  • Kecepatan angin maksimum: 35 knot (65 km/jam)

  • Tekanan udara minimum: 1000 hPa

BMKG memperkirakan siklon ini bisa meningkat menjadi kategori 2 dalam 24 jam ke depan. Meski demikian, siklon bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke barat daya, sehingga risiko langsung relatif rendah.

Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Bakung

Per 12–13 Desember 2025 pukul 19.00 WIB:

  • Hujan sedang–lebat: Bengkulu, Lampung, Banten

  • Angin kencang: Bengkulu

  • Gelombang laut 1,25–2,5 meter:

    • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga barat Lampung

    • Perairan selatan Banten hingga selatan Jawa Barat

    • Selat Sunda bagian selatan

Dengan demikian, masyarakat di wilayah tersebut harus tetap waspada terhadap hujan lebat dan gelombang tinggi.

Baca Juga :  Banjir Aceh & Sumut Akibat Siklon Senyar, NASA Rilis Citra Satelit

Bibit Siklon Tropis 93S: Posisi dan Kondisi

BMKG melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 93S terbentuk pada 11 Desember 2025 pukul 07.00 WIB dan berada di koordinat 12,0°LS dan 115,8°BT, di Samudra Hindia selatan Bali.

Sistem ini memiliki:

  • Kecepatan angin maksimum: 15 knot (28 km/jam)

  • Tekanan udara minimum: 1010 hPa

Meskipun peluangnya menjadi siklon tropis rendah, BMKG memantau dampaknya dalam 24–72 jam ke depan, terutama potensi cuaca ekstrem.

Dampak Tidak Langsung Bibit Siklon 93S

BMKG memprediksi dampak sebagai berikut:

  • Hujan sedang–lebat: DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB

  • Angin kencang: Jawa Timur, Bali

  • Gelombang laut 1,25–2,5 meter:

    • Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga selatan Pulau Sumba

    • Perairan selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba

    • Selat Bali dan Selat Lombok

    • Perairan selatan NTB

Oleh karena itu, warga di wilayah terdampak sebaiknya memperhatikan peringatan dini dan meningkatkan kewaspadaan.

Koordinasi dan Imbauan BMKG

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan pihaknya telah mengkoordinasikan langkah dengan BNPB, Basarnas, dan BPBD di wilayah terdampak.

Selain itu, BMKG menekankan pentingnya informasi peringatan dini yang diperbarui secara rutin, serta penyediaan data cuaca dan gelombang laut bagi pemerintah daerah.

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya tetap waspada, tenang, dan mengikuti informasi resmi BMKG.(AN)

Berita Terkait

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Berita Terbaru