Diah Permatasari Ungkap Rahasia Tampil Mewah Tanpa Barang Branded, Prinsip Hidupnya Jadi Sorotan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Diah Permatasari

Foto ; Diah Permatasari

SELEBRITIS,JS- Kehidupan selebriti sering dikaitkan dengan gaya hidup glamor, koleksi tas mewah, pakaian desainer internasional, hingga berbagai produk fashion premium yang bernilai fantastis. Namun, aktris senior Diah Permatasari justru menunjukkan prinsip berbeda yang membuat banyak orang terkejut.

Meski telah lama berkecimpung di dunia hiburan Indonesia dan dikenal sebagai salah satu artis yang selalu tampil elegan, Diah mengaku tidak menjadikan barang bermerek sebagai ukuran penampilan maupun status sosial.

Pemeran ikonik dalam serial legendaris Si Manis Jembatan Ancol tersebut lebih memilih produk lokal yang nyaman digunakan dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Dalam kesempatan terbaru saat menghadiri sebuah acara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Diah menegaskan bahwa dirinya dan keluarga tidak memiliki ketergantungan terhadap produk-produk branded.

Menurutnya, kualitas dan kenyamanan jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar gengsi atau label merek terkenal.

Marco Ikuti Prinsip Sang Ibu, Tak Terobsesi Barang Bermerek

Prinsip hidup sederhana yang diterapkan Diah ternyata juga menurun kepada putra bungsunya, Marco.

Pemuda yang baru menyelesaikan pendidikan di University of Southern California (USC), Amerika Serikat tersebut mengaku tidak pernah menjadikan merek terkenal sebagai prioritas utama saat memilih pakaian.

Marco menilai penampilan seseorang tidak ditentukan oleh harga pakaian yang dikenakan.

Baginya, kenyamanan serta kesesuaian pakaian dengan bentuk tubuh menjadi faktor yang jauh lebih penting.

Pandangan tersebut mendapat banyak respons positif dari masyarakat karena dinilai relevan dengan kondisi saat ini ketika tren gaya hidup konsumtif semakin meningkat, terutama di kalangan anak muda.

Tren Produk Lokal Semakin Mendapat Tempat di Kalangan Publik Figur

Pilihan Diah Permatasari untuk menggunakan produk lokal juga mencerminkan perubahan tren yang sedang berkembang dalam industri fashion Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak merek lokal berhasil menunjukkan kualitas yang mampu bersaing dengan brand internasional.

Fenomena ini membuat semakin banyak publik figur mulai terbuka dalam mempromosikan produk dalam negeri.

Selain membantu pertumbuhan industri kreatif nasional, penggunaan produk lokal juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha dan UMKM Indonesia yang terus berkembang.

Baca Juga :  Drama Perceraian Dede Sunandar dan Karen Hertatum Bikin Publik Shock

Keputusan Diah untuk tetap menggunakan produk lokal meski memiliki kemampuan finansial untuk membeli barang mewah menjadi contoh bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh harga.

Diah Permatasari Tegas Tolak Label Sosialita

Selain dikenal dengan penampilannya yang selalu modis, Diah Permatasari juga kerap terlihat berada dalam lingkungan pergaulan kalangan atas.

Situasi tersebut membuat sebagian masyarakat menilai dirinya sebagai seorang sosialita.

Namun, Diah dengan tegas menolak label tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya merupakan pekerja seni yang masih aktif berkarya dan tidak ingin identitasnya dikaitkan dengan status sosial tertentu.

Menurut Diah, pekerjaan dan dedikasi terhadap dunia hiburan jauh lebih penting dibanding citra sosial yang sering dilekatkan kepada publik figur.

Sikap tersebut semakin memperkuat citranya sebagai artis yang tetap membumi meski telah menikmati kesuksesan selama bertahun-tahun.

Tidak Gengsi Belanja di Pasar Tradisional

Di tengah maraknya tren belanja di pusat perbelanjaan mewah dan butik eksklusif, Diah mengaku tetap menikmati pengalaman berbelanja di pasar tradisional.

Ia tidak merasa malu atau gengsi ketika menemukan produk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, tempat berbelanja bukanlah faktor utama.

Yang terpenting adalah menemukan barang yang sesuai dengan kebutuhan, memiliki kualitas baik, dan memberikan kenyamanan saat digunakan.

Pandangan ini menjadi pengingat bahwa gaya hidup sederhana tidak selalu berarti mengorbankan kualitas.

Sebaliknya, sikap bijak dalam mengelola pengeluaran justru dapat membantu seseorang mencapai kondisi finansial yang lebih sehat dalam jangka panjang.

Rahasia Diah Permatasari Menjaga Penampilan di Rumah

Meski tidak mengutamakan barang mahal, Diah tetap memberikan perhatian khusus terhadap penampilannya sehari-hari.

Ia memiliki prinsip tersendiri dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, terutama dalam hal penampilan di depan pasangan.

Salah satu kebiasaan unik yang ia terapkan adalah menghindari penggunaan daster saat berada di rumah.

Menurut Diah, menjaga penampilan bukan hanya dilakukan saat menghadiri acara atau bertemu banyak orang.

Ia percaya bahwa pasangan juga perlu melihat versi terbaik dari diri seseorang dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Diah lebih memilih mengenakan piyama yang rapi atau pakaian santai yang tetap membuatnya terlihat segar dan menarik.

Prinsip sederhana tersebut menunjukkan bahwa menjaga hubungan rumah tangga dapat dimulai dari perhatian terhadap hal-hal kecil yang sering dianggap sepele.

Baca Juga :  Ria Ricis Bongkar Fakta Keuangan Pribadi, Tak Pegang ATM Sendiri Meski Jadi YouTuber Tajir Indonesia

Mengapa Gaya Hidup Diah Permatasari Menarik Perhatian?

Ada beberapa alasan mengapa pengakuan Diah Permatasari langsung menjadi perbincangan publik.

1. Melawan Stigma Artis Harus Serba Mewah

Banyak orang masih menganggap artis identik dengan barang mahal dan gaya hidup glamor. Diah menunjukkan bahwa kesuksesan tidak selalu harus ditampilkan melalui kemewahan.

2. Mendukung Produk Lokal Indonesia

Pilihan menggunakan produk lokal memberikan pesan positif bagi masyarakat untuk lebih menghargai karya dalam negeri.

3. Mengutamakan Kenyamanan

Diah menempatkan kenyamanan sebagai prioritas utama dibanding gengsi atau pengakuan sosial.

4. Memberikan Contoh Pengelolaan Keuangan yang Bijak

Meski memiliki kemampuan ekonomi yang baik, ia tetap menerapkan prinsip sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Diah Permatasari

Gaya hidup Diah Permatasari memberikan sejumlah pelajaran berharga.

Pertama, kepercayaan diri tidak berasal dari harga pakaian atau merek yang digunakan.

Kedua, seseorang dapat tetap tampil elegan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Ketiga, dukungan terhadap produk lokal dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Keempat, kesederhanaan bukanlah tanda keterbatasan, melainkan bentuk kedewasaan dalam menentukan prioritas hidup.

FAQ

Apakah Diah Permatasari menyukai barang branded?

Tidak. Diah mengaku lebih memilih produk lokal dan mengutamakan kenyamanan dibanding merek terkenal.

Mengapa Diah Permatasari menolak disebut sosialita?

Karena ia lebih ingin dikenal sebagai pekerja seni yang aktif berkarya daripada mendapat label berdasarkan status sosial.

Apakah Diah Permatasari masih berbelanja di pasar tradisional?

Ya. Diah mengaku tidak gengsi berbelanja di pasar jika menemukan barang yang bagus dan sesuai kebutuhan.

Apa prinsip utama Diah dalam memilih pakaian?

Kenyamanan, kualitas, dan kesesuaian dengan tubuh menjadi faktor utama dibanding harga atau merek.

Mengapa Diah tidak memakai daster di rumah?

Ia ingin tetap menjaga penampilan di depan suami dan memilih pakaian santai yang lebih rapi serta nyaman.

Kesimpulan

Diah Permatasari membuktikan bahwa penampilan elegan tidak selalu identik dengan barang branded atau gaya hidup mewah. Di tengah tekanan sosial yang sering mengaitkan kesuksesan dengan kemewahan, ia justru memilih jalan berbeda dengan mengutamakan kenyamanan, kesederhanaan, dan dukungan terhadap produk lokal.

Sikap tersebut tidak hanya menunjukkan kedewasaan dalam menjalani hidup, tetapi juga memberikan inspirasi bagi banyak orang bahwa rasa percaya diri dan penampilan menarik dapat dibangun tanpa harus menghabiskan uang dalam jumlah besar. Di era ketika citra sering dianggap lebih penting daripada nilai, prinsip hidup Diah Permatasari justru menjadi contoh yang relevan dan layak diteladani.(*)

Berita Terkait

Karyawan Baru Bisa Ajukan Pinjol Tanpa Slip Gaji? Ini Cara Cair Cepat Meski Baru Kerja
Bahaya AI Companion Mulai Terungkap, Banyak Orang Terjebak Hubungan Emosional dengan Mesin
Jangan Asal Ajukan! Ini Cara Aman Menggunakan Pinjol agar Tidak Terjebak Utang dan Data Bocor
SPinjam Shopee 2026 Jadi Buruan, Pinjam Rp1,5 Juta Cicilan Cuma Segini
Cara Menjaga Skor Kredit Tetap Aman Meski Pernah Menggunakan Pinjol
Bahaya Cicilan Gadget 2026: Efek PayLater, Kartu Kredit, dan Tren iPhone Baru Bisa Bikin Keuangan Hancur
Cara Negosiasi Utang Pinjol agar Denda Dihapus: Strategi Resmi OJK yang Jarang Diketahui Debitur
Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid di Piala Dunia 2026, Era Baru La Roja Dimulai Bersama Lamine Yamal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:05 WIB

Diah Permatasari Ungkap Rahasia Tampil Mewah Tanpa Barang Branded, Prinsip Hidupnya Jadi Sorotan Publik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:05 WIB

Karyawan Baru Bisa Ajukan Pinjol Tanpa Slip Gaji? Ini Cara Cair Cepat Meski Baru Kerja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:02 WIB

Bahaya AI Companion Mulai Terungkap, Banyak Orang Terjebak Hubungan Emosional dengan Mesin

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:05 WIB

Jangan Asal Ajukan! Ini Cara Aman Menggunakan Pinjol agar Tidak Terjebak Utang dan Data Bocor

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:32 WIB

SPinjam Shopee 2026 Jadi Buruan, Pinjam Rp1,5 Juta Cicilan Cuma Segini

Berita Terbaru