Investasi Jangka Pendek, Ini 4 Pilihan yang Bisa Dicoba

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi investasi jangka pendek

Ilustrasi investasi jangka pendek

BISNIS,JS- Investasi jangka pendek semakin diminati masyarakat sebagai cara mengelola keuangan yang praktis dan fleksibel. Instrumen ini cocok bagi pemula maupun investor berpengalaman yang ingin menjaga likuiditas dana tanpa menunggu bertahun-tahun.

Secara umum, tenor investasi jangka pendek berkisar dari beberapa bulan hingga maksimal satu tahun. Keuntungannya, risiko relatif lebih terkendali, dan investor bisa menyesuaikan strategi keuangan untuk menyiapkan dana darurat, biaya liburan, atau pengeluaran mendesak lainnya.

Baca Juga :  Investasi Emas Digital Kian Populer, Ini Daftar APK Resmi

1. Reksa Dana Pasar Uang: Aman dan Likuid

Reksa dana pasar uang menjadi pilihan investasi yang relatif aman karena mayoritas dana ditempatkan pada instrumen berisiko rendah, seperti deposito dan obligasi jangka pendek. Investor dapat mencairkan dana kapan saja tanpa terkena penalti.

2. Deposito: Disiplin Menabung dengan Bunga Tetap

Deposito menawarkan bunga tetap dengan tenor mulai satu hingga 12 bulan. Banyak investor memilih deposito karena risikonya rendah dan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) jika memenuhi ketentuan.

Baca Juga :  Investasi Bukan Jalan Pintas: Hindari 3 Kesalahan Ini

Keuntungan deposito terletak pada kepastian imbal hasil sejak awal.

3. Surat Berharga Negara (SBN): Aman dan Memberi Kontribusi

Pemerintah mengeluarkan instrumen ini sehingga risikonya rendah dan dapat memberikan imbal hasil kompetitif.

Selain menerima pembayaran secara berkala, investor juga berperan dalam pembiayaan pembangunan nasional melalui pembelian SBN. Dengan begitu, investasi ini tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bermanfaat bagi negara.

Baca Juga :  Minat Investasi Forex, Ini Cara Memilih Broker yang Aman

4. Saham Dividen: Pendapatan Rutin dengan Potensi Capital Gain

Saham dividen cocok bagi investor yang ingin memperoleh pendapatan rutin dari pembagian laba perusahaan. Biasanya, saham ini berasal dari emiten dengan kinerja keuangan stabil dan konsisten membayar dividen.

Selain menerima dividen, investor juga berpeluang mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham dalam waktu singkat. (*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 30 Juni 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat
Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini
Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026
Tabungan Emas vs Beli Emas Langsung, Mana Lebih Untung di 2026?
Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian 2026, Pinjaman Hingga Rp200 Juta
Aturan Baru OJK 2026: Finfluencer Wajib Punya Sertifikasi atau Terancam Diblokir
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 Juni 2026 Turun, Cek Daftar Lengkap Emas 24 Karat hingga 5 Karat Sebelum Beli
Dolar AS Dekati Rp18.000, Berikut Kurs Terbaru di Bank BCA, BRI, Mandiri dan BNI
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:01 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:01 WIB

Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:01 WIB

Tabungan Emas vs Beli Emas Langsung, Mana Lebih Untung di 2026?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:31 WIB

Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian 2026, Pinjaman Hingga Rp200 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:01 WIB

Aturan Baru OJK 2026: Finfluencer Wajib Punya Sertifikasi atau Terancam Diblokir

Berita Terbaru

Google Gemini ubah mobil jadi teman perjalanan super pintar!

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB