Kota Jambi Waspadai Banjir Kiriman Sungai Batanghari

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI,JS– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir kiriman dari hulu Sungai Batanghari yang kerap terjadi setiap tahun.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengatakan pemerintah kota saat ini berada dalam kondisi siaga. Selain itu, BPBD terus menjalankan langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak jika debit air Sungai Batanghari meningkat.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan camat di wilayah rawan banjir, hingga saat ini kondisi masih terkendali dan belum mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Doni,

Empat Kecamatan Masuk Zona Rawan

Baca Juga :  Kolaborasi Jambi-Malang Perkuat Pendapatan Daerah

Lebih lanjut, BPBD mencatat empat kecamatan di Kota Jambi yang berpotensi terdampak banjir kiriman dari hulu Sungai Batanghari. Keempat wilayah tersebut meliputi Kecamatan Danau Teluk, Pelayangan, Jambi Timur, dan Telanaipura.

Di samping banjir kiriman, BPBD juga mewaspadai hujan lokal yang berpotensi turun bersamaan dengan meningkatnya debit sungai. Oleh karena itu, BPBD mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai agar terus memantau kondisi lingkungan sekitar.

Status Siaga Hidrometeorologi Berlaku

Baca Juga :  Tekankan Kinerja Nyata, Wali Kota Jambi Lantik Pejabat Eselon II

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota Jambi telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Penetapan ini menindaklanjuti peringatan dini dari BMKG Jambi terkait potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026.

Menurut BPBD, status siaga ini memungkinkan pemerintah daerah bergerak lebih cepat jika kondisi cuaca memburuk atau terjadi peningkatan debit Sungai Batanghari secara signifikan.

Banjir Mulai Genangi Permukiman Warga

Baca Juga :  Maulana Lantik 181 Kepala Sekolah di Kota Jambi

Sementara itu, sejumlah wilayah di Kecamatan Danau Teluk mulai mengalami genangan air. Warga Tanjung Pasir, Qodri, menyebut daerah Ulu Gedong, Olak Kemang, dan Tanjung Pasir telah terdampak banjir.

Namun demikian, ketinggian air masih tergolong rendah, yakni berkisar antara mata kaki hingga lutut orang dewasa.

“Kondisi ini masih tergolong wajar karena hampir setiap tahun banjir seperti ini terjadi,” ujar Qodri.

Warga Siapkan Perahu Antisipasi Banjir

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Qodri menambahkan masyarakat setempat telah menyiapkan perahu di masing-masing rumah. Langkah tersebut mereka lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika debit Sungai Batanghari terus meningkat.

Dengan kesiapan warga dan pemantauan intensif dari BPBD, pemerintah berharap potensi dampak banjir dapat ditekan seminimal mungkin.(AN)

Berita Terkait

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting
Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang
Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Berita Terbaru