Pesawat Buatan Indonesia, N219, Mulai Komersial

Bali Jadi Pusat Pengembangan

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pesawat N 219 Buatan Ianak bangsa siap untuk komersial

Foto : Pesawat N 219 Buatan Ianak bangsa siap untuk komersial

DENPASAR,JS – PT Dirgantara Indonesia (PT DI) menyiapkan pesawat N219 untuk pasar penerbangan komersial. Pesawat buatan anak bangsa ini akan mengangkut penumpang maupun kargo sekaligus meningkatkan konektivitas antarprovinsi.

Direktur Utama PT DI, Gita Amperiawan, mengatakan pihaknya membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui program Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO). Program ini akan mensertifikasi tenaga lokal agar siap mendukung operasional N219.

“Kami akan masuk pasar pesawat komersial, baik untuk rute antarprovinsi maupun bisnis. N219 bisa mengangkut penumpang maupun kargo,” ujar Gita saat ditemui di Badung, Bali.

N219 mampu beroperasi di bandara perintis dengan landasan pacu kurang dari satu kilometer yang belum beraspal. PT DI menargetkan 10 titik di Kepulauan Riau untuk rute N219. Di Bali, jumlah rutenya akan lebih banyak, terutama di Bali Utara yang akan menjadi hub penerbangan untuk Indonesia Timur.

Baca Juga :  PPG 2025: Jangan Lewatkan Jadwal Seleksi Administrasi

Bandara Letkol Wisnu di Buleleng akan menjadi pusat pengembangan ekosistem kedirgantaraan dan memanfaatkan N219. Kepala Dinas Perhubungan Bali, I Gede Nyoman Ari, mengatakan, “Runway saat ini 900 meter, cukup untuk N219 yang hanya membutuhkan 800 meter. Jika diperpanjang hingga 1.500 meter dan mengarah ke laut, N219 bisa mendarat sebagai versi amfibi.”

Baca Juga :  iQOO Z10 Lite: Smartphone Rp 2 Jutaan Performa Flagship

PT DI saat ini memproduksi N219 untuk kebutuhan militer dengan harga sekitar USD 8,9 juta per unit. Pada kuartal ketiga 2025, PT DI menghasilkan enam unit untuk TNI AD. Presiden Prabowo Subianto menugaskan perusahaan menyiapkan 30 unit tambahan. PT DI juga mengembangkan versi amfibi N219 yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Gita menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik bahwa Indonesia mampu memproduksi pesawat bersertifikasi internasional. “Ini produk anak bangsa. PT DI siap menyediakan alutsista dan SDM yang mendukungnya,” ujarnya.(an)

Berita Terkait

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Berita Terbaru