Seruan Pilu Dari Aceh Timur, Dua Bulan Pasca Banjir Bandang

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Dusun Sarah Gala Aceh, pasca bencana banjir bandang

Kondisi Dusun Sarah Gala Aceh, pasca bencana banjir bandang

ACEH,JS– Banjir bandang disertai tanah longsor melanda Aceh pada akhir November 2025. Bencana ini membuat banyak warga kehilangan anggota keluarga. Banyak rumah hancur atau hanyut terbawa arus. Hingga dua bulan pascabanjir, beberapa daerah terdampak, termasuk Dusun Sarah Gala, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, masih berjuang pulih.

Aktivitas Mengaji Anak-Anak Terhenti

Baca Juga :  23 Marinir Tertimbun Longsor, Seorang Diantaranya Dikabarkan Putra Kerinci

Saimah, pengurus sebuah dayah atau tempat belajar mengaji di dusun tersebut, menceritakan banjir menghentikan kegiatan belajar anak-anak.

“Sudah dua bulan ini tidak ada kegiatan ngaji maupun salat bersama,” ungkap Saimah, dikutip dari video akun Instagram @hijrahpeduli.id, Jumat (30/01/2026).

Akibatnya, anak-anak menunda belajar. Saimah menunggu kondisi memungkinkan kegiatan kembali normal.

Dayah yang Awalnya untuk Keluarga Kini Hilang

Baca Juga :  Pertanda!, Harimau Muncul di Desa Sepekan Sebelum Banjir Aceh

Dayah yang awalnya hanya untuk keluarga kini menampung anak-anak sekitar. Seiring waktu, jumlah murid meningkat hingga Saimah membentuk pesantren mengaji.

Kini, banjir menghancurkan bangunan dayah hingga rata dengan tanah. “Dulu ada bangunan besar untuk belajar dan yang kecil di sampingnya untuk iqro’. Sekarang semuanya hilang,” jelas Saimah sambil menunjukkan lokasi bekas dayah.

Perjalanan Menuju Dusun Sarah Gala Butuh Perjuangan

Akses ke Dusun Sarah Gala cukup sulit. Untuk itu, relawan menempuh perjalanan dua jam menggunakan kapal nelayan dan melewati jalur naik-turun pegunungan.

Akibat banjir dan longsor, warga tinggal di tenda darurat. Bantuan dari pihak lain masih terbatas.

Pemulihan Aceh Masuki Tahap Transisi

Pemerintah Provinsi Aceh kini memulai tahap pemulihan bencana. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengumumkan masa transisi dari darurat ke pemulihan selama 90 hari, mulai 29 Januari hingga 29 April 2026.

Dengan transisi ini, pemerintah mempercepat bantuan dan pembangunan huntara agar warga terdampak bisa segera menempati hunian sementara.

Huntara Dibangun untuk Warga Terdampak

Baca Juga :  Tito Minta Maaf Atas Kekurangan Penanganan Bencana di Aceh

Di Aceh Timur, pemerintah membangun hunian sementara (huntara). Dari total 1.451 unit yang direncanakan, warga sudah bisa menempati 102 unit yang selesai dibangun. Sisanya masih dalam proses pembangunan. Pemerintah menargetkan rampung sebelum Ramadan 2026.

Selain itu, warga Kecamatan Pante Bidari meminta huntara dibangun secara in situ, yakni di lokasi yang sama dengan tempat tinggal awal mereka. Pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang memilih menyewa tempat tinggal sementara selama proses pemulihan.

Pemulihan Masih Panjang, Warga Butuh Dukungan

Secara keseluruhan, warga Aceh Timur masih menempuh perjalanan panjang untuk kembali normal setelah bencana besar. Pemerintah dan masyarakat terus mendukung mereka agar pulih lebih cepat.(*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru