Stok Ribbon Menipis, Pelayanan E-KTP di Kerinci Bisa Terganggu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kadis Dukcapil Kerinci, Nafritman.

Foto ; Kadis Dukcapil Kerinci, Nafritman.

KERINCI,JS– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kerinci saat ini menghadapi keterbatasan stok tinta printer atau ribbon yang digunakan untuk mencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan dokumen kependudukan lainnya. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Kebutuhan Tidak Seimbang dengan Anggaran

Baca Juga :  Waspada! Oknum Gunakan Foto Kadis PUPR Kerinci di WhatsApp

Kepala Dukcapil Kabupaten Kerinci, Nafritman, menjelaskan bahwa setiap tahun instansinya membutuhkan sekitar 60 keping ribbon. Namun, Pemerintah Daerah hanya mengalokasikan anggaran untuk 45 keping.

Akibatnya, persediaan ribbon tidak sebanding dengan tingginya kebutuhan pelayanan administrasi kependudukan yang berlangsung setiap hari.

Lebih dari Separuh Stok Sudah Digunakan

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Ikut Gerakan Tanam Pohon Serentak

Lebih lanjut, Nafritman mengungkapkan bahwa dari 45 keping ribbon yang tersedia, Dukcapil telah menggunakan 22 keping untuk melayani masyarakat. Penggunaan tersebut terutama untuk pencetakan KTP Elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), serta dokumen kependudukan lainnya.

“Penggunaan ribbon cukup tinggi karena pelayanan kami berjalan setiap hari. Saat ini stok yang tersisa mulai menipis,” ujarnya.

Pelayanan Publik Berpotensi Terkendala

Jika kondisi ini terus berlanjut, Dukcapil Kabupaten Kerinci berisiko mengalami kendala pelayanan. Pasalnya, kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan bersifat penting dan sering kali mendesak.

Oleh karena itu, keterbatasan ribbon dapat berdampak langsung pada pelayanan publik dan kenyamanan masyarakat.

Harapkan Penambahan Anggaran Pertengahan Tahun

Baca Juga :  Aneh, Pulau Kecil Terbentuk Usai Normalisasi Sungai Batang Merao

Sebagai langkah antisipasi, Nafritman berharap Pemerintah Daerah dapat menambah anggaran pada pembahasan anggaran pertengahan tahun mendatang. Menurutnya, penambahan tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan administrasi kependudukan.

“Kami berharap ada perhatian lebih agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal dan tidak terkendala keterbatasan sarana pendukung,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Hadiri Gala Dinner APEKSI di Medan, Wali Kota Alfin Perkuat Kerja Sama Antar Kota
Isu Pelantikan Kepala Sekolah Kerinci Makin Riuh, Beberapa Guru Ngaku Dapat ‘Bisikan’
Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:02 WIB

Hadiri Gala Dinner APEKSI di Medan, Wali Kota Alfin Perkuat Kerja Sama Antar Kota

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:01 WIB

Isu Pelantikan Kepala Sekolah Kerinci Makin Riuh, Beberapa Guru Ngaku Dapat ‘Bisikan’

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Berita Terbaru