Tangkit, Desa Nanas yang Panen 22 Ribu Buah per Hari

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkit bakal jadi daerah kebun nanas terbesar di Jambi.

Tangkit bakal jadi daerah kebun nanas terbesar di Jambi.

MUAROJAMBI,JS –Tangkit, Desa Nanas yang Panen 22 Ribu Buah per Hari. Kebun nanas membentang luas di lahan gambut Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi. Setiap hari, petani memanen sekitar 22 ribu buah nanas untuk memenuhi permintaan pasar lokal dan luar daerah. Komoditas ini menjadi sumber ekonomi utama masyarakat.

Warga mengembangkan kebun nanas sebagai agrowisata yang kini ramai dikunjungi. Pengunjung membayar tiket masuk Rp 5.000, dan bisa mengikuti paket edukasi yang mempelajari proses menanam hingga panen. “Paket ini banyak diminati pelajar dan mahasiswa,” kata Sekretaris Desa Tangkit, Rahman, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  WhatsApp Bisa Dipakai Meski HP Mati atau Kuota Habis, Ini Caranya

Rahman menjelaskan bahwa Desa Tangkit menjadi sentra nanas secara tidak sengaja. Pada tahun 1970-an, wilayah desa masih berupa lahan gambut tergenang air. Pendatang dari Sulawesi kemudian menggali 10 parit yang membuat air surut dan membuka peluang bercocok tanam. Warga mencoba menanam padi dan kelapa, namun gagal. Singkong tumbuh baik, tetapi sulit dipasarkan.

Perubahan terjadi ketika salah satu tokoh desa membawa bibit nanas dari desa tetangga dan menanamnya di pekarangan rumah. Bibit itu tumbuh subur dan berbuah. Warga lain mengikuti langkah tersebut, hingga seluruh desa menanam nanas dan membentuk hamparan kebun yang luas. “Semua ini bermula dari satu bibit,” ujar Rahman.

Baca Juga :  392 Pejabat Sarolangun Ikuti Uji Kompetensi di UPT BKN Jambi

Petani menanam nanas dengan teknik sederhana dan hanya melakukan penyiangan beberapa kali. Meski begitu, nanas Tangkit terkenal manis dan berkualitas. Warga juga memanfaatkan panen melimpah dengan membuat produk olahan seperti minuman dan selai. UMKM desa memproduksi olahan tersebut, sementara BUMDes membantu pemasarannya.

Keberhasilan Desa Tangkit menarik perhatian daerah lain di Jambi yang kini mulai menanam nanas di lahan gambut dengan hasil yang hampir serupa.(AN)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI Makin Semarak, TP PKK Sungai Penuh Gelar Lomba Seru dan Sri Kartini Alfin Dorong Jadi Agenda Tahunan
Asuransi Lansia 2026: 4 Pilihan Proteksi Kesehatan untuk Orang Tua, Cek Usia Masuk dan Risikonya Sebelum Beli
Kinerja DPRD Kerinci Dipertanyakan, Aktivis Soroti Fungsi Pengawasan
Indonesia Bidik Posisi Pusat Likuiditas Aset Digital Asia Tenggara, 3 Kunci Ini Jadi Penentu
Warga Kerinci-Sungai Penuh Soroti 6 Anggota DPRD Jambi, “Kita Belum Merasakan Punya Wakil”
Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Bupati Merangin Murka! PETI Garap Aset Pemkab di Talangkawo, Polisi Diminta Usut Tuntas
BCA Buka Tabungan Emas di myBCA, Investasi Emas Kini Bisa Dibeli dan Dijual Secara Digital
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI Makin Semarak, TP PKK Sungai Penuh Gelar Lomba Seru dan Sri Kartini Alfin Dorong Jadi Agenda Tahunan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Asuransi Lansia 2026: 4 Pilihan Proteksi Kesehatan untuk Orang Tua, Cek Usia Masuk dan Risikonya Sebelum Beli

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Indonesia Bidik Posisi Pusat Likuiditas Aset Digital Asia Tenggara, 3 Kunci Ini Jadi Penentu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Warga Kerinci-Sungai Penuh Soroti 6 Anggota DPRD Jambi, “Kita Belum Merasakan Punya Wakil”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Berita Terbaru