KERINCI,JS- Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan nasional. Sejumlah pelaku industri memperkirakan biaya operasional maskapai akan terus meningkat apabila kurs rupiah kembali melemah dalam beberapa pekan ke depan.
Saat ini, nilai tukar rupiah bergerak mendekati level Rp18.000 per dolar AS. Kondisi tersebut langsung memengaruhi berbagai komponen biaya penerbangan yang menggunakan mata uang dolar, mulai dari avtur, suku cadang pesawat, biaya perawatan armada, hingga biaya sewa pesawat.
Akibatnya, harga tiket pesawat domestik berpotensi mengalami penyesuaian. Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan udara dalam waktu dekat disarankan segera memesan tiket sebelum terjadi perubahan tarif.
Rute Jambi-Kerinci Masih Bertahan di Harga Rp799 Ribu
Di tengah kekhawatiran kenaikan tarif penerbangan nasional, harga tiket pesawat rute Jambi-Kerinci masih relatif stabil.
Berdasarkan informasi jadwal penerbangan yang tersedia, maskapai Susi Air masih menawarkan tarif sebesar Rp799.960 untuk beberapa jadwal penerbangan pada akhir Juni 2026.
Berikut jadwal penerbangan langsung Jambi-Kerinci yang masih tersedia:
- Senin, 22 Juni 2026
Keberangkatan: 08.15 WIB
Tiba: 09.15 WIB
Harga tiket: Rp799.960
- Kamis, 25 Juni 2026
Keberangkatan: 08.15 WIB
Tiba: 09.15 WIB
Harga tiket: Rp799.960
- Senin, 29 Juni 2026
Keberangkatan: 08.15 WIB
Tiba: 09.15 WIB
Harga tiket: Rp799.960
Penerbangan langsung tersebut menjadi pilihan favorit masyarakat karena mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan dibandingkan jalur darat yang memerlukan waktu berjam-jam melintasi kawasan pegunungan.
Mengapa Dolar AS Berpengaruh pada Harga Tiket Pesawat?
Banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa penguatan dolar AS dapat memengaruhi harga tiket pesawat domestik.
Faktanya, sebagian besar kebutuhan operasional maskapai menggunakan mata uang dolar. Ketika nilai tukar rupiah melemah, maskapai harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membayar berbagai kebutuhan tersebut.
Beberapa komponen utama yang terdampak antara lain:
- Pembelian bahan bakar pesawat (avtur)
- Perawatan dan servis armada
- Pengadaan suku cadang
- Sewa pesawat dari perusahaan leasing internasional
- Biaya pelatihan dan sertifikasi teknis
Karena itu, kenaikan kurs dolar hampir selalu berbanding lurus dengan peningkatan biaya operasional maskapai.
Industri Penerbangan Nasional Hadapi Tantangan Berat
Selain tekanan dari kurs dolar, industri penerbangan Indonesia juga menghadapi tantangan lain seperti kenaikan harga energi global, biaya logistik, serta kebutuhan peremajaan armada.
Kondisi tersebut membuat ruang gerak maskapai semakin terbatas dalam menjaga tarif tetap rendah. Meski demikian, sejumlah maskapai masih berupaya mempertahankan harga tiket agar daya beli masyarakat tidak terganggu.
Para pengamat transportasi menilai stabilitas kurs rupiah akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah tarif penerbangan pada semester kedua tahun 2026.
Jika pelemahan rupiah berlanjut, maka potensi kenaikan harga tiket pesawat domestik akan semakin besar.
Kerinci Tetap Jadi Destinasi Favorit Wisatawan
Di sisi lain, permintaan penerbangan menuju Kabupaten Kerinci terus menunjukkan tren positif. Daerah yang dikenal sebagai gerbang menuju Taman Nasional Kerinci Seblat tersebut menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Sumatera.
Wisatawan datang untuk menikmati keindahan Gunung Kerinci, Danau Kerinci, perkebunan teh Kayu Aro, hingga berbagai destinasi alam yang menawarkan panorama spektakuler.
Meningkatnya kunjungan wisatawan membuat rute penerbangan Jambi-Kerinci memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata daerah.
Segera Pesan Sebelum Harga Berubah
Dengan masih tersedianya tarif Rp799.960 untuk beberapa jadwal penerbangan akhir Juni 2026, calon penumpang yang telah memiliki rencana perjalanan disarankan melakukan pemesanan lebih awal.
Selain menghindari risiko kenaikan harga akibat fluktuasi kurs dolar, pemesanan lebih cepat juga memberikan peluang lebih besar untuk mendapatkan kursi pada jadwal yang diinginkan.
Apalagi, jumlah kursi pada penerbangan perintis dan regional umumnya terbatas sehingga tiket dapat habis lebih cepat ketika permintaan meningkat.
Bagi masyarakat yang berencana bepergian ke Kerinci untuk urusan bisnis, keluarga, maupun wisata, memesan tiket sejak sekarang menjadi langkah yang lebih bijak dibanding menunggu hingga mendekati tanggal keberangkatan.(*)









