Jelang Arus Mudik, Jalinsum Sarolangun–Merangin–Bungo Rusak

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalinsum Sarolangun–Merangin–Bungo memprihatinkan

Kondisi Jalinsum Sarolangun–Merangin–Bungo memprihatinkan

MERANGIN,JS- Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Sarolangun–Merangin–Bungo kian memprihatinkan. Jalan nasional ini dipenuhi lubang, bergelombang, minim rambu lalu lintas, serta gelap pada malam hari akibat lampu penerangan yang tidak berfungsi. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terlebih arus mudik Lebaran 1447 Hijriah tinggal hitungan minggu.

Kerusakan Parah di Jalur Pamenang

Di wilayah Pamenang, Kabupaten Merangin, kerusakan jalan sudah berlangsung lama. Anto, warga setempat, menyebut kondisi terparah berada di sekitar SPBU Pamenang, tepatnya di depan Rumah Makan Kadieu.

Baca Juga :  7 Mobil Baru Perkuat Program Dokter Maju di Sarolangun

Saat hujan turun, air menggenangi badan jalan dan semakin memperparah kondisi.

“Jalan lintas Pamenang ini sudah lama rusak. Lubangnya banyak dan bergelombang. Kalau hujan, air selalu menggenang dan jalan jadi licin,” kata Anto.

Selain itu, ia menyoroti minimnya rambu lalu lintas serta lampu penerangan jalan yang mati. Akibatnya, risiko kecelakaan meningkat, terutama pada malam hari.

“Pengendara yang melintas di Jalinsum wilayah Pamenang harus ekstra hati-hati,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Jalinsum wilayah Senamat–Pelepat, Kabupaten Bungo. Yayan, warga Senamat, menilai kerusakan jalan di daerah tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Produksi Pangan Menguat, Sawah Merangin Bertambah 11 Persen

Ia menjelaskan, lalu lintas kendaraan angkutan batu bara dengan muatan berlebih menjadi salah satu penyebab utama rusaknya jalan.

“Banyak lubang bekas pekerjaan kontraktor BPJN Jambi yang sampai sekarang belum ditutup. Kondisi ini sangat berbahaya,” ujar Yayan kepada Redaksi Newslan.id.

Kecelakaan Lalu Lintas Terus Terjadi

Akibat kondisi jalan yang rusak, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di kawasan tersebut. Yayan menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan.

“Beberapa waktu lalu, truk dan mobil travel mengalami kecelakaan di jalur ini. Kejadian seperti ini terus berulang,” ungkapnya.

Warga Desak Pemerintah Bertindak Cepat

Menjelang arus mudik Lebaran, warga Senamat dan Pelepat mendesak pemerintah serta instansi terkait agar segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Jalinsum. Mereka menilai jalur ini sebagai akses utama masyarakat sekaligus jalur vital penghubung antarwilayah di Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Modernisasi Pertanian Bungo Diperkuat BPJS dan Alsintan

“Kami mewakili masyarakat meminta Jalinsum ini segera diperbaiki. Jalan ini sangat penting dan tidak layak dibiarkan rusak,” tegas Yayan.

Ia juga mengingatkan para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalinsum, khususnya di wilayah Senamat–Pelepat.(*)

Berita Terkait

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Berita Terbaru