KERINCI, JS- Kabupaten Kerinci mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026. Sebanyak 38 peserta dari Kerinci telah memenuhi proses verifikasi melalui sistem pendaftaran elektronik atau e-MTQ. Mereka kini bersiap untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat koordinasi dengan panitia penyelenggara dan pemerintah daerah lainnya. Langkah ini penting agar kontingen Kerinci dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan persiapan yang matang, sekaligus menjaga nama baik daerah di tingkat Provinsi Jambi.
Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., menghadiri technical meeting, penetapan peserta, serta pemaparan kesiapan tuan rumah di lantai 6 Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Senin (26/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah aspek penting menjelang pelaksanaan MTQH ke-55, mulai dari kepastian data peserta hingga teknis perlombaan. Selain itu, panitia dan perwakilan pemerintah kabupaten serta kota juga menyelaraskan persiapan untuk mendukung kelancaran kegiatan.
629 Peserta dari 11 Kabupaten dan Kota Terverifikasi
Berdasarkan data hingga 26 Oktober 2026, sistem e-MTQ mencatat sebanyak 629 peserta dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi telah melewati proses verifikasi.
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Kerinci mencatatkan 38 peserta yang akan mengikuti kompetisi tahun ini. Data tersebut menjadi salah satu acuan bagi pemerintah daerah dan panitia untuk memastikan kesiapan administrasi sebelum para peserta memasuki tahap perlombaan.
Verifikasi melalui e-MTQ juga membantu penyelenggara menyelaraskan data peserta dari setiap daerah.
Dengan demikian, panitia dapat mempersiapkan kebutuhan teknis berdasarkan jumlah peserta yang telah terdaftar dan memenuhi persyaratan.
Bagi Kabupaten Kerinci, kepastian jumlah peserta menjadi bagian penting dalam menyusun langkah persiapan selanjutnya.
Pemerintah daerah perlu memastikan para peserta memahami ketentuan lomba, menjaga kesiapan mental, serta mengoptimalkan kemampuan sesuai cabang yang mereka ikuti.
Di sisi lain, koordinasi antardaerah turut menentukan kelancaran penyelenggaraan. Kesamaan pemahaman mengenai aturan dan jadwal akan membantu peserta maupun pendamping mengikuti seluruh tahapan kegiatan secara tertib.
Murison Apresiasi Persiapan MTQH ke-55
Wakil Bupati Kerinci, Murison, mengapresiasi upaya panitia dan Pemerintah Kota Jambi yang terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi.
Menurutnya, technical meeting dan penetapan peserta memiliki peran penting untuk menyamakan pemahaman mengenai aturan perlombaan.
Forum tersebut juga membuka ruang koordinasi bagi seluruh daerah agar dapat mendukung penyelenggaraan secara bersama-sama.
“Kami mengapresiasi panitia penyelenggara dan Pemerintah Kota Jambi atas upaya serta persiapan yang dilakukan dalam menyukseskan MTQH ke-55 Tahun 2026.
Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan kesiapan teknis, memperkuat koordinasi antardaerah, serta memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berkompetisi secara baik dan sportif. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses,” ungkap Murison.
Apresiasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, panitia, pendamping, dan peserta.
Sebab, kesuksesan MTQH tidak hanya bergantung pada kesiapan lokasi perlombaan, tetapi juga pada ketertiban administrasi, pemahaman aturan, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat.
Dalam pertemuan itu, Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., turut hadir bersama perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Kehadiran para perwakilan daerah memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan kompetisi keagamaan tersebut.
Murison Minta Kontingen Kerinci Tampil Maksimal
Menjelang perlombaan, Murison meminta seluruh peserta Kabupaten Kerinci meningkatkan persiapan dan menjaga semangat selama mengikuti kompetisi. Ia juga mengingatkan kontingen agar menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati peserta dari daerah lain.
Menurut Murison, setiap peserta perlu memanfaatkan waktu persiapan untuk memperkuat kemampuan sesuai cabang lomba masing-masing. Selain menguasai materi, peserta juga perlu menjaga kedisiplinan, ketenangan, dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan dewan hakim.
Ia berharap kontingen Kerinci mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama daerah dengan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap kontingen Kabupaten Kerinci dapat mengikuti seluruh cabang perlombaan dengan maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah.
Yang lebih penting, melalui MTQH ini kita dapat terus membangun generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya menaruh perhatian pada hasil akhir perlombaan. Lebih dari itu, MTQH menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan membaca, memahami, dan mendalami kandungan Al-Qur’an serta hadis.
MTQH Bukan Sekadar Mengejar Prestasi
Murison menilai pembinaan generasi Qurani perlu berlangsung secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang penyelenggaraan MTQH.
Pembinaan yang konsisten dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan hadis di tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan seperti MTQH, pemerintah daerah dan masyarakat memiliki kesempatan untuk mendorong generasi muda mempelajari ajaran Islam secara lebih mendalam. Selain itu, kompetisi ini dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk mengasah kemampuan, membangun kedisiplinan, dan memperluas pengalaman.
Karena itu, keberhasilan kontingen tidak semata-mata diukur melalui jumlah gelar juara atau penghargaan yang mereka raih. Penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi tujuan penting yang perlu terus mendapat perhatian.
Bagi Kabupaten Kerinci, keikutsertaan dalam MTQH ke-55 menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keagamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, pemahaman agama, dan akhlak yang baik.
Dengan persiapan yang terarah, kontingen Kerinci diharapkan mampu menghadapi persaingan secara percaya diri. Dukungan pemerintah daerah, pembina, keluarga, dan masyarakat juga berperan penting dalam menjaga motivasi para peserta selama mengikuti rangkaian perlombaan.
Catat Jadwal MTQH ke-55 Provinsi Jambi 2026
Panitia menjadwalkan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026 di Kota Jambi. Sementara itu, panitia merencanakan pembukaan resmi pada malam 1 November 2026.
Jadwal tersebut menjadi acuan bagi setiap kontingen untuk menyelesaikan persiapan sebelum memasuki rangkaian kegiatan. Peserta dan pendamping perlu memperhatikan informasi teknis dari panitia, termasuk jadwal masing-masing cabang lomba serta ketentuan keikutsertaan.
Dengan 38 peserta yang telah terverifikasi, Kabupaten Kerinci kini memusatkan perhatian pada kesiapan kontingen dan koordinasi menjelang kompetisi. Pemerintah daerah berharap para peserta dapat menjalankan seluruh tahapan perlombaan secara optimal, menjaga sportivitas, dan mengharumkan nama Kerinci.
Pada akhirnya, MTQH ke-55 diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan hadis. Semangat tersebut menjadi nilai penting yang perlu terus tumbuh, baik selama perlombaan maupun setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.(TIM)










