18 Titik SPPG 3T di Bungo Berjalan, Satu Terkendala Lahan

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas SPPG Bungo

Aktivitas SPPG Bungo

BUNGO,JS – Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Bungo terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah pusat mengeskalasi 19 titik SPPG 3T di daerah ini. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bungo mencatat 18 titik telah berprogres, sedangkan satu titik masih menghadapi kendala lahan.

Satu Titik Terkendala Status Lahan

Baca Juga :  SMKN 3 Bungo Terus Berkembang jadi Sekolah Vokasi Unggulan

Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa kendala tersebut muncul karena status lahan yang berada di wilayah PT SKU. Pemerintah Kabupaten Bungo akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar pembangunan SPPG tetap berjalan sesuai target.

“Pemerintah pusat mengeskalasi 19 titik SPPG 3T di Kabupaten Bungo. Alhamdulillah, 18 titik sudah berprogres. Tinggal satu titik yang belum clear karena persoalan lahan. Insya Allah bulan depan kami bisa merealisasikannya,” ujar Tri Wahyu Hidayat, Kamis (22/01/2026).

Tujuh Dapur SPPG Sudah Beroperasi

Baca Juga :  Jembatan Gantung di Limbur Butuh Perhatian Pemkab Bungo

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bungo telah mengoperasikan tujuh dapur SPPG untuk melayani masyarakat. Pemerintah daerah juga terus melanjutkan pembangunan dapur lainnya serta menyiapkan seluruh kebutuhan operasional.

Menurut Tri Wahyu Hidayat, keberadaan dapur SPPG tersebut mulai memberikan dampak positif, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat di wilayah 3T.

Titik di Portal Belum Tunjukkan Progres

Meski sebagian besar titik telah berjalan, pemerintah daerah masih menemukan beberapa titik yang tercantum di portal nasional namun belum menunjukkan perkembangan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Bungo menaruh perhatian serius terhadap kondisi tersebut.

Untuk itu, Wakil Bupati Bungo akan berkoordinasi dengan koordinator wilayah. Pemerintah daerah juga akan menyurati Badan Pangan Gizi Nasional (BPGN) guna meminta kejelasan.

“Ada beberapa titik yang sudah masuk dalam sistem, tetapi belum menunjukkan perkembangan di lapangan. Saat ini kami sedang mengonfirmasikannya,” jelasnya.

Target Jangka Panjang 70 Dapur SPPG

Baca Juga :  Restorative Justice, Kasus Guru di Muaro Jambi Dihentikan

Dalam rencana jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Bungo menargetkan pembangunan 70 dapur SPPG agar dapat beroperasi secara penuh. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah mengajak investor dan vendor berpartisipasi aktif.

“Kami sangat berharap investor dan vendor mendukung percepatan pembangunan SPPG. Tahun ini kami menargetkan seluruh SPPG berdiri, dan pada pertengahan 2026 seluruhnya beroperasi,” tegasnya.

Dorong Gizi dan Lapangan Kerja

Melalui percepatan pembangunan SPPG 3T, Pemerintah Kabupaten Bungo menargetkan peningkatan layanan pemenuhan gizi masyarakat. Selain itu, program ini juga membuka peluang lapangan kerja dan mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

“Semoga program ini cepat terealisasi dan masyarakat Kabupaten Bungo segera merasakan manfaatnya,” pungkas Tri Wahyu Hidayat.

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:10 WIB

DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Berita Terbaru