Alfin Raih Lencana Tokoh Pramuka Perintis Utama, Sungai Penuh Perkuat Pembinaan Generasi Muda

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana keakraban usa Walikota Sungai Penuh, Alfin menerima Lencana kehormatan dari Pramuka.

Suasana keakraban usa Walikota Sungai Penuh, Alfin menerima Lencana kehormatan dari Pramuka.

TANJABTIM,JS- Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., meraih penghargaan Lencana Tokoh Pramuka Perintis Utama dari Gubernur Jambi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendukung perkembangan Gerakan Pramuka dan pembinaan karakter generasi muda.

Alfin yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Sungai Penuh menerima penghargaan itu bersama seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi. Penganugerahan berlangsung pada puncak peringatan Hari Pramuka ke-64 tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jambi di Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada 19 November 2025.

Penghargaan tersebut menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh karena Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial.

Apresiasi untuk Komitmen Pembinaan Pramuka

Pemerintah Provinsi Jambi memberikan Lencana Tokoh Pramuka Perintis Utama sebagai bentuk penghargaan kepada kepala daerah yang mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di wilayah masing-masing.

Dalam kapasitasnya sebagai Kamabicab, Alfin memiliki peran dalam mendorong pembinaan kepramukaan di Kota Sungai Penuh. Dukungan kepala daerah menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan Pramuka, mulai dari tingkat gugus depan di sekolah hingga kegiatan pembinaan pada tingkat cabang.

Selain mengembangkan keterampilan, Gerakan Pramuka juga menjadi ruang pendidikan karakter di luar pembelajaran formal. Melalui berbagai kegiatan, anggota Pramuka belajar bekerja sama, memimpin kelompok, menyelesaikan persoalan, serta menghargai perbedaan.

Nilai-nilai tersebut semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pergaulan generasi muda. Karena itu, pembinaan Pramuka tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga perlu mendorong penerapan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung Karakter Generasi Muda SIMPATIK

Pembinaan generasi muda di Kota Sungai Penuh sejalan dengan semangat membentuk pribadi yang memiliki karakter SIMPATIK. Istilah tersebut mencakup nilai Santun, Beriman, Mandiri, Peduli, Berakhlak, Terampil, Berintegritas, dan Berkualitas.

Setiap nilai memiliki arti penting dalam membangun generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman. Sikap santun dan berakhlak menjadi dasar dalam berinteraksi dengan masyarakat. Sementara itu, keimanan dan integritas membantu generasi muda membangun prinsip serta tanggung jawab dalam bertindak.

Baca Juga :  Besok Dilantik, Pegawai PPPK Paruh Waktu Kerinci Tiba di Jambi

Kemandirian dan keterampilan juga menjadi bekal penting bagi pelajar ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Di sisi lain, kepedulian sosial mendorong mereka untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, menjaga lingkungan, dan membantu sesama.

Gerakan Pramuka memiliki ruang untuk menanamkan nilai-nilai tersebut melalui latihan rutin, perkemahan, kegiatan sosial, pendidikan kepemimpinan, serta aktivitas yang menuntut kerja sama antaranggotanya.

Dengan demikian, penghargaan kepada Alfin tidak hanya berkaitan dengan kedudukan kepala daerah dalam organisasi kepramukaan. Penghargaan itu juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan karakter bagi generasi penerus.

Suhatril Mewakili Wali Kota Menerima Penghargaan

Alfin berhalangan hadir dalam acara puncak peringatan Hari Pramuka ke-64 tersebut. Untuk itu, Suhatril, Staf Ahli Wali Kota Sungai Penuh sekaligus unsur pimpinan Mabicab Gerakan Pramuka Kota Sungai Penuh, mewakilinya dalam menerima piagam dan Lencana Tokoh Pramuka Perintis Utama.

Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan bahwa penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jambi tetap diterima dalam rangkaian acara tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Suhatril juga menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Ketua Kwarnas, Komjen Pol. (Purn.) Budi Waseso, menyematkan langsung penghargaan itu.

Lencana Melati merupakan salah satu tanda penghargaan dalam Gerakan Pramuka. Penganugerahan tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian apresiasi terhadap unsur yang berkontribusi dalam perkembangan organisasi kepramukaan.

Penerimaan dua penghargaan dalam satu momentum memberikan catatan tersendiri bagi kontingen Kota Sungai Penuh. Selain penghargaan untuk Alfin sebagai Kamabicab, Lencana Melati yang diterima Suhatril turut menandai keterlibatan unsur pembina dalam kegiatan kepramukaan.

Kontingen Sungai Penuh Ikuti Apel Besar Hari Pramuka

Selain Suhatril, kontingen Kota Sungai Penuh juga menghadirkan Khaidirman selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sungai Penuh. Wazirman, Andalan Daerah Kwarda Jambi sekaligus Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Kapusdiklatcab) Kwarcab Sungai Penuh, turut bergabung dalam rombongan.

Mereka mengikuti Apel Besar Hari Pramuka tingkat Kwarda Jambi yang menjadi bagian utama peringatan Hari Pramuka ke-64 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Baca Juga :  Wako Alfin Tampung Aspirasi Tokoh Masyarakat Sungai Penuh, Sejumlah Proyek Pembangunan Masuk Prioritas 2027

Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, pimpinan kwartir, pembina, serta anggota Gerakan Pramuka dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi. Momentum ini juga memberikan kesempatan bagi jajaran kepramukaan untuk memperkuat koordinasi dan komitmen dalam mengembangkan kegiatan pembinaan.

Bagi Kota Sungai Penuh, partisipasi dalam agenda tingkat provinsi menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan organisasi sekaligus mendukung perkembangan Gerakan Pramuka di daerah.

Keterlibatan kepala daerah dan pengurus kwartir memiliki arti penting karena pembinaan anggota membutuhkan dukungan berbagai pihak. Sekolah, keluarga, organisasi kepramukaan, dan pemerintah daerah dapat mengambil peran sesuai tanggung jawab masing-masing.

Pramuka dan Tantangan Generasi Muda

Perkembangan teknologi membawa peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Akses informasi yang semakin luas menuntut pelajar memiliki kemampuan memilah informasi, menjaga etika komunikasi, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Dalam situasi tersebut, kegiatan kepramukaan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan karakter. Latihan kedisiplinan, kerja kelompok, kepemimpinan, dan kegiatan sosial membantu anggota Pramuka memahami pentingnya tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Namun, keberhasilan pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan peringatan atau pemberian penghargaan. Organisasi kepramukaan membutuhkan kegiatan yang berkelanjutan, pembina yang aktif, serta program yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah perlu berjalan seiring dengan keterlibatan sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, serta membangun karakter positif.

Penganugerahan Lencana Tokoh Pramuka Perintis Utama kepada Alfin dalam puncak Hari Pramuka ke-64 menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda di Kota Sungai Penuh. Sementara itu, kehadiran jajaran Kwarcab Sungai Penuh dalam apel besar tingkat provinsi menunjukkan partisipasi daerah dalam agenda kepramukaan Jambi.

Ke depan, tantangan utamanya terletak pada konsistensi pembinaan agar nilai-nilai SIMPATIK tidak berhenti sebagai slogan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang diterapkan generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.(TIM)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru