Biaya Politik Mahal, Prabowo Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Presiden RI, Prabowo Subianto

Foto : Presiden RI, Prabowo Subianto

JAKARTA,JS- Presiden Prabowo Subianto mendorong perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah. Ia menyampaikan usulan itu saat menghadiri puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta.

Prabowo ingin DPRD memilih gubernur serta bupati dan wali kota. Ia menilai pemilihan langsung menghabiskan biaya besar. Ia lalu menyebut Malaysia, India, Inggris, Kanada, dan Australia sebagai contoh negara yang menggunakan model serupa.

“Saya mengajak semua kekuatan politik untuk mencari solusi. Demokrasi tetap jalan, tetapi kita tidak boleh membuang uang,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem, Siklon Bakung dan 93S Dekat Indonesia

Ia menilai masyarakat sudah memilih DPRD kabupaten/kota dan DPRD provinsi. Karena itu, DPRD bisa langsung memilih kepala daerah. “Kalau DPRD sudah dipilih rakyat, ya DPRD bisa memilih gubernur atau bupati. Selesai,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia perlu membangun model demokrasi yang sesuai dengan kebutuhan bangsa. Ia menolak politik yang memerlukan biaya tinggi karena hal itu membuka peluang korupsi dan membatasi ruang bagi rakyat yang tidak memiliki modal besar.

Baca Juga :  Catat, 15 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia 2026

Ia juga mengajak semua pihak untuk percaya diri dalam menentukan arah demokrasi Indonesia. Prabowo kemudian menyinggung perjalanan politiknya. “Mari kita lihat ke depan. Jangan terus melihat ke belakang. Kalau saya ingat masa lalu, bagaimana? Lima kali ikut pemilu, empat kali kalah,” tuturnya.(AN)

Berita Terkait

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Orang Kaya Dilarang Beli Pertalite, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Berdasarkan Desil
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status

Berita Terbaru