SUNGAIPENUH,JS- Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan menjadikan keberagaman suku serta budaya sebagai modal penting untuk mendorong kemajuan daerah. Ia menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (DPD PKPS) Kota Sungai Penuh periode 2025–2030, Sabtu (24/10).
Dalam agenda yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh itu, Alfin hadir bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Kegiatan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru PKPS untuk lima tahun ke depan.
Alfin menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga hubungan sosial, mempererat persaudaraan, serta membangun komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, ia berharap PKPS mampu menjalankan perannya secara aktif, tidak hanya untuk kepentingan anggota, tetapi juga untuk kemajuan Kota Sungai Penuh.
Alfin Ajak Pengurus PKPS Perkuat Persatuan
Dalam sambutannya, Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang mengemban amanah untuk periode 2025–2030. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab organisasi membutuhkan komitmen, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Menurut Alfin, pengurus PKPS perlu menjadikan organisasi sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga hubungan baik antarwarga. Melalui komunikasi yang terbuka, organisasi dapat membantu membangun suasana masyarakat yang rukun dan saling menghargai.
“Selamat kepada seluruh pengurus PKPS Kota Sungai Penuh masa bakti 2025–2030 yang telah dilantik. Saya berharap kepengurusan ini dapat menjalankan amanah dengan baik, mempererat tali silaturahmi, serta menjadi wadah pemersatu yang mampu menjaga nilai-nilai adat dan budaya sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Alfin.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada susunan kepengurusan. Sebaliknya, pengurus perlu menerjemahkan amanah menjadi kegiatan nyata yang memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat luas.
Oleh sebab itu, PKPS dapat memperkuat perannya melalui kegiatan sosial, pertemuan warga, pelestarian tradisi, serta berbagai aktivitas yang mendorong hubungan harmonis di tengah masyarakat.
Keberagaman Suku dan Budaya Menjadi Modal Pembangunan
Alfin juga menyoroti keberagaman suku, adat, dan budaya yang tumbuh di Kota Sungai Penuh. Menurutnya, perbedaan latar belakang tidak seharusnya memisahkan masyarakat. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan apabila seluruh elemen masyarakat mampu membangun rasa saling menghormati.
Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap kelompok memiliki tradisi, nilai, dan pengalaman yang dapat memperkaya kehidupan sosial. Karena itu, masyarakat perlu menjaga sikap terbuka serta menghindari hal-hal yang berpotensi memicu perselisihan.
Lebih jauh, Alfin menilai pembangunan daerah membutuhkan dukungan dari berbagai kelompok masyarakat. Pemerintah tidak dapat menjalankan seluruh agenda pembangunan tanpa partisipasi warga, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, dan berbagai unsur lainnya.
Dengan semangat kebersamaan, masyarakat dapat ikut menjaga lingkungan, mendukung program pemerintah, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.
Pandangan tersebut sekaligus menempatkan organisasi seperti PKPS sebagai salah satu jembatan untuk memperkuat hubungan antarkelompok. Melalui kegiatan yang terbuka dan bermanfaat, organisasi dapat membantu menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Sungai Penuh.
Pemkot Sungai Penuh Buka Ruang Kolaborasi
Selain menekankan pentingnya persatuan, Alfin menyatakan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh terbuka untuk membangun sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam mewujudkan daerah yang maju, adil, dan sejahtera.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh terbuka untuk terus bersinergi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan. Mari kita jaga kerukunan, perkuat persaudaraan, dan bersama-sama mengambil bagian dalam mewujudkan Kota Sungai Penuh yang maju, adil, dan sejahtera,” tambahnya.
Ajakan tersebut memberikan ruang bagi organisasi masyarakat untuk berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan bidang kegiatannya. Kolaborasi dapat berjalan melalui komunikasi rutin, penyampaian aspirasi warga, kegiatan sosial, maupun dukungan terhadap program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Namun, sinergi yang baik membutuhkan keterlibatan kedua belah pihak. Organisasi perlu menyampaikan aspirasi secara konstruktif, sedangkan pemerintah perlu membuka komunikasi dan menindaklanjuti masukan masyarakat sesuai kewenangan serta prioritas pembangunan.
Dengan demikian, hubungan antara pemerintah dan organisasi masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, hubungan tersebut dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
PKPS Diharapkan Aktif Melestarikan Adat dan Budaya
Sebagai organisasi yang menghimpun keluarga asal Pesisir Selatan, PKPS memiliki peluang untuk menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai adat dan budaya kepada generasi muda.
Pelestarian budaya menjadi penting di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung. Generasi muda perlu mengenal tradisi keluarga, memahami nilai kebersamaan, serta menghargai keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Sungai Penuh.
Untuk mendukung tujuan tersebut, pengurus dapat mengembangkan kegiatan yang mempertemukan anggota lintas generasi. Misalnya, melalui pertemuan kekeluargaan, kegiatan sosial, diskusi budaya, dan aktivitas kemasyarakatan yang melibatkan warga dari berbagai latar belakang.
Selain menjaga identitas budaya, kegiatan semacam itu juga dapat memperluas jaringan sosial dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Meski demikian, pelestarian identitas kelompok perlu berjalan seiring dengan komitmen menjaga persatuan seluruh masyarakat. Dengan cara tersebut, kebanggaan terhadap asal-usul dan tradisi dapat tumbuh tanpa mengurangi rasa hormat terhadap budaya lain.
Momentum Memperkuat Kontribusi bagi Kota Sungai Penuh
Pelantikan pengurus DPD PKPS Kota Sungai Penuh periode 2025–2030 menjadi kesempatan bagi organisasi untuk menyusun langkah kerja yang relevan dengan kebutuhan anggotanya dan masyarakat.
Ke depan, kontribusi organisasi dapat terlihat melalui kegiatan yang konsisten, kepedulian terhadap persoalan sosial, serta kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Program yang terarah juga dapat membantu pengurus mengukur manfaat kegiatan dan menjaga partisipasi anggota.
Di sisi lain, masyarakat membutuhkan lingkungan yang aman, harmonis, dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial. Karena itu, setiap organisasi kemasyarakatan memiliki kesempatan untuk mengambil peran sesuai kapasitasnya.
Pesan Wali Kota Alfin dalam pelantikan tersebut menegaskan bahwa kemajuan Kota Sungai Penuh membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Keberagaman bukan sekadar kenyataan sosial, melainkan modal yang perlu dirawat melalui sikap saling menghormati, kerja sama, dan kepedulian bersama.
Dengan semangat tersebut, PKPS diharapkan mampu memperkuat solidaritas anggotanya, menjaga warisan budaya Pesisir Selatan, serta berkontribusi dalam memelihara kerukunan dan mendukung pembangunan Kota Sungai Penuh selama masa kepengurusan 2025–2030.(*)










