Warga Desa Kubang Agung Keluhkan Kerusakan Jalan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi jalan Kubang Agung yang rusak parah dan terendam air saat hujan

Tampak kondisi jalan Kubang Agung yang rusak parah dan terendam air saat hujan

KERINCI,JS— Warga Desa Kubang Agung, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, mengeluhkan kerusakan jalan dan tergenang air saat hujan. Mereka merasa terganggu karena jalan tersebut membahayakan pengendara, terutama saat cuaca buruk. Beberapa warga juga merasa kecewa karena Pemkab Kerinci tidak memperbaiki jalan tersebut dalam waktu yang lama.

Baca Juga :  Skandal ASN Kerinci: Proyek Rp8 Miliar dan Kekayaan Dicurigai

Warga menilai Pemkab Kerinci lebih memperhatikan perbaikan jalan di desa lain, sementara jalan di Desa Kubang Agung tetap rusak. Mereka merasa Pemkab tidak memberikan perhatian yang sama kepada desa mereka.

Keluhan ini semakin meluas setelah Reka Putra Roli, salah seorang warga, mengunggah status di akun Facebook-nya. Ia meminta Pemkab Kerinci memberi penjelasan mengenai kewenangan jalan tersebut dan alasan keterlambatan perbaikan. Dalam postingannya, ia menulis:

Baca Juga :  BRMP Uji Coba Penanaman Gandum di Kerinci dan Sungai Penuh

“Mohon penjelasan dan kepastian dari pihak Kabupaten Kerinci, apakah jalan di Desa Kubang Agung ini memang kewenangan Pemkab Kerinci? Jika iya, mengapa kami dibiarkan begitu saja selama dua tahun tanpa perbaikan?”

Reka bukan satu-satunya yang kecewa. Warga lain, seperti Lasti, juga mengungkapkan kekecewaannya. “Kami berharap tahun depan Pemkab bisa mengaspal jalan kami,” ujar Lasti warga Kubang Agung lainnya.

Warga Desa Kubang Agung menuntut Pemkab Kerinci segera memperbaiki jalan yang rusak dan membahayakan keselamatan pengendara.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemkab Kerinci belum memberikan penjelasan resmi tentang perbaikan jalan di Desa Kubang Agung. Warga terus menunggu jawaban dari pemerintah agar mereka bisa mendapatkan solusi.

Berita Terkait

Aturan Baru Pemulangan Haji 2026: Jemaah Jambi Tidak Boleh Dijemput di Asrama, Ini Penjelasan Resminya
Anwar Sadat Dorong Produk Lokal Mendunia, Pelaku UMKM Tanjab Barat Dapat Dukungan Penuh
Wako Alfin Gandeng Yayasan Regen, Sungai Penuh Siapkan Revolusi Pengelolaan Sampah
Setelah Kerinci dan Sungai Penuh, Giliran Pemkab Tebo Dukung Batik Air Buka Rute Muara Bungo-Jakarta
Bank Jambi Siapkan Langkah Besar, Pemkot Sungai Penuh Dukung Penguatan Perbankan Daerah
Viral, Pemadaman Listrik 9 Juni 2026 di Sarolangun, Ini Daftar Lengkap Wilayah Terdampak
Pasien Cuci Darah Kini Lebih Nyaman, RSUD Mayjen Haji Thalib Lakukan Peremajaan Alat Medis
Pelantikan Besar-besaran Berujung Protes, Puluhan Kepsek Datangi Disdikbud Merangin
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:04 WIB

Aturan Baru Pemulangan Haji 2026: Jemaah Jambi Tidak Boleh Dijemput di Asrama, Ini Penjelasan Resminya

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Anwar Sadat Dorong Produk Lokal Mendunia, Pelaku UMKM Tanjab Barat Dapat Dukungan Penuh

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:35 WIB

Wako Alfin Gandeng Yayasan Regen, Sungai Penuh Siapkan Revolusi Pengelolaan Sampah

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:30 WIB

Setelah Kerinci dan Sungai Penuh, Giliran Pemkab Tebo Dukung Batik Air Buka Rute Muara Bungo-Jakarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:01 WIB

Bank Jambi Siapkan Langkah Besar, Pemkot Sungai Penuh Dukung Penguatan Perbankan Daerah

Berita Terbaru