Pemerintah Siapkan Rp50 T, KUR bagi Peternak Ayam

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemerintah siapkan KUR Rp50 T bagi peternak ayam, untuk pasok bahan MBG.

Ilustrasi Pemerintah siapkan KUR Rp50 T bagi peternak ayam, untuk pasok bahan MBG.

JAKARTA, JS – Pemerintah mengalokasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp50 triliun bagi peternak ayam dengan bunga rendah sebesar 3 persen. Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya memperkuat pasokan telur dan daging ayam secara nasional.

Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memberikan pembekalan kepada ratusan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Kegiatan ini berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan, Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peternak Wajib Menyuplai Program MBG

Dalam kesempatan itu, Amran menegaskan bahwa peternak penerima KUR memiliki peran strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah secara khusus menugaskan mereka untuk memenuhi kebutuhan telur dan daging ayam bagi 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Karena itu, kami mengeluarkan KUR Rp50 triliun agar peternak ayam dapat menyuplai kebutuhan MBG,” ujar Amran.

Pemerintah Libatkan Koperasi dan UMKM

Selain peternak mandiri, pemerintah juga menyalurkan KUR kepada koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor peternakan ayam. Dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha, pemerintah berharap rantai pasok pangan nasional semakin kuat dan merata.

Baca Juga :  Karyawan Baru Bisa Ajukan Pinjol Tanpa Slip Gaji? Ini Cara Cair Cepat Meski Baru Kerja

Sejalan dengan langkah tersebut, pemerintah menargetkan produksi telur nasional mencapai 1 juta ton pada 2026.

Mayoritas Produksi Difokuskan untuk MBG

Dari total produksi tersebut, sebagian besar akan difokuskan untuk mendukung program MBG. Pemerintah mengalokasikan sekitar 700 ribu ton telur khusus untuk program ini. Sementara itu, kebutuhan daging ayam untuk MBG diperkirakan mencapai 1,1 juta ton.

Pemerintah Tambah Investasi Rp20 Triliun

Tak hanya mengandalkan KUR, pemerintah juga memperkuat sektor ini melalui investasi tambahan sebesar Rp20 triliun.

BUMN Bangun Infrastruktur dari Hulu ke Hilir

Melalui perusahaan-perusahaan BUMN, Danantara membangun berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari pabrik pakan, pabrik pembibitan anak ayam atau day old chicken (DOC), hingga pabrik vaksin. Selain itu, BUMN juga mengembangkan fasilitas pengolahan produk, gudang pendingin (cold storage), sistem logistik, serta jaringan pemasaran.

Baca Juga :  Modal Usaha dari Rumah Makin Mudah, Ibu Rumah Tangga Bisa Ajukan Pinjaman Online Legal Tanpa Agunan

“Kami akan meluncurkan program ini dalam waktu dekat, sebelum Ramadan. Seluruh dana Rp20 triliun tersebut berasal dari BUMN,” jelas Amran.

Tahap Pertama Berjalan di 12 Provinsi

Pada tahap awal, pemerintah menjalankan proyek pengembangan ekosistem ini di 12 provinsi. Wilayah tersebut meliputi Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, dan Jawa Timur.

Amran Tegaskan Solusi Permanen

Lebih lanjut, Amran menilai pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi ini sebagai solusi jangka panjang bagi sektor peternakan ayam nasional. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur yang lengkap mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan jutaan peternak.

“Kami membangun pabrik pakan, DOC, dan vaksin untuk melayani jutaan peternak. Dengan begitu, langkah ini menjadi solusi permanen bagi persoalan ayam dan telur,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Tidak Hanya Abaikan Efisiensi, BIMTEK BPD se-Sungai Penuh juga Langgar Perwako
Suzuki Baleno Facelift Makin Canggih, Punya ADAS Level 2 dan Mesin Z12E, Harga Rp111 Jutaan
Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti
Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi
Data KTP Jangan Diumbar di Internet, Ini Cara Cegah NIK Disalahgunakan Penipu
UMKM Merangin Mulai Go Digital, Pelatihan Media Sosial di Aula Rumah Dinas Bupati Buka Peluang Pasar hingga Nasional
Daftar Pinjol Legal OJK September 2026, Cek Bunga, Biaya dan Aturan Sebelum Ajukan Pinjaman Online
Sinyal HP Tiba-Tiba Turun ke 2G? Waspada Modus Fake BTS yang Bisa Mengincar M-Banking dan Saldo Rekening
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Tidak Hanya Abaikan Efisiensi, BIMTEK BPD se-Sungai Penuh juga Langgar Perwako

Selasa, 29 September 2026 - 17:01 WIB

Suzuki Baleno Facelift Makin Canggih, Punya ADAS Level 2 dan Mesin Z12E, Harga Rp111 Jutaan

Senin, 28 September 2026 - 12:01 WIB

Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti

Senin, 28 September 2026 - 09:01 WIB

Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:01 WIB

Data KTP Jangan Diumbar di Internet, Ini Cara Cegah NIK Disalahgunakan Penipu

Berita Terbaru