Kondisi Jalan Siau Memprihatinkan, Kemacetan Sering Terjadi

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kemacetan jalan terkini di siau tanjabtim

Kondisi kemacetan jalan terkini di siau tanjabtim

TANJABTIM,JS— Kondisi Jalan Siau Memprihatinkan, Kemacetan Sering Terjadi

Hingga Januari 2026, jalan provinsi yang menghubungkan Siau menuju Rantau Rasau di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih berada dalam kondisi memprihatinkan. Kerusakan jalan itu menghambat arus lalu lintas dan memicu antrean panjang kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.

Pada akhir tahun 2025, kerusakan parah sempat melumpuhkan akses jalan di wilayah tersebut. Kondisi ini menghentikan aktivitas transportasi dan menimbulkan kerugian bagi pengusaha serta sopir logistik yang bergantung pada jalur tersebut.

Baca Juga :  Pelaku Penipuan Haji di Tanjabtim Ternyata Seorang ASN

Seorang warga Tanjung Jabung Timur membenarkan kerusakan jalan tersebut. Ia mengatakan jalan yang sulit dilalui menjadi penyebab utama kemacetan yang hampir terjadi setiap hari.

“Seperti yang terjadi pagi ini, kondisi jalan Siau pagi ini macet panjang,” ujarnya.

Warga itu juga mengunggah kondisi kemacetan ke akun media sosial Facebook miliknya. Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet yang mengaku mengalami kondisi serupa.

Baca Juga :  Kapolres Baru Tanjabtim: Polisi Jadi Mitra Masyarakat

Warga Tanjung Jabung Timur berharap pemerintah provinsi dan instansi terkait segera memperbaiki jalan tersebut. Kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara.

Selain itu, kerusakan jalan ini terus menghambat aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Hingga saat ini, pemerintah belum menyampaikan jadwal perbaikan jalan Siau–Rantau Rasau. Meski demikian, masyarakat tetap menaruh harapan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret.(AN)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Berita Terbaru