Hujan Meteor Geminid Hiasi Langit Indonesia, Ini Waktunya

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan meteor Geminid yang akan lintasi langit Indonesia.

Ilustrasi hujan meteor Geminid yang akan lintasi langit Indonesia.

JAKARTA,JS- Langit gelap Indonesia segera bakal menampilkan salah satu pertunjukan alam paling memukau tahun ini: hujan meteor Geminid. Diprediksi, fenomena ini mencapai puncaknya pada dini hari Minggu, 14 Desember 2025. Pemandangan spektakuler ini tentu menarik bagi para pengamat langit.

Perlu diketahui, hujan meteor Geminid muncul dari sisa-sisa asteroid 3200 Phaethon. Awalnya, para ilmuwan mengira fenomena ini berasal dari debu komet. Bahkan, studi terbaru menunjukkan ekor Phaethon terdiri dari gas natrium yang berpijar, menambah keunikan pertunjukan ini.

Menurut Thomas Djamaluddin, pakar astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hujan meteor Geminid mencapai puncaknya pukul 02.00-03.00 WIB. Namun, para pengamat bisa mulai melihat meteor sejak pukul 01.00 hingga menjelang subuh. Selain itu, Thomas memperkirakan sekitar 140 meteor per jam akan melintas. Jika cuaca cerah, para pengamat dapat melihatnya dengan mata telanjang.

Baca Juga :  Daftar Uang Rupiah Sudah Tidak Berlaku 2026, Masih Bisa Ditukar Sampai 2035, Cek Milikmu Sekarang

Yang membuat tahun ini lebih istimewa, puncak Geminid bertepatan dengan langit tanpa cahaya bulan. Bulan sabit tua hanya memancarkan sekitar 28 persen cahaya matahari. Akibatnya, meteor tampak lebih jelas menembus kegelapan malam.

Untuk menikmati pertunjukan dengan maksimal, Thomas menyarankan para pengamat memilih lokasi yang jauh dari polusi cahaya, gedung, atau pepohonan. Selain itu, mereka sebaiknya memakai pakaian hangat atau selimut. Jika ingin melihat lebih rinci, teropong membantu menangkap setiap meteor yang melintas.

Baca Juga :  Toyota Corolla Cross HEV Hadir di Indonesia, dengan Fitur Modern

Para astronom menamai fenomena ini Geminid karena meteor tampak muncul dari rasi bintang Gemini. Meski begitu, hujan meteor ini tidak menimbulkan dampak apa pun bagi Bumi, sehingga para pengamat bisa menikmati pertunjukan tanpa khawatir.

Jadi, siapkan diri, matikan lampu, dan saksikan langit malam Indonesia dipenuhi ratusan meteor Geminid jatuh dari angkasa. Pertunjukan alam ini benar-benar sayang untuk dilewatkan!.(AN)

Berita Terkait

Tertarik Menjadi Agen Perlinsos? Ini Syarat, Tugas, dan Manfaatnya bagi Warga
Banjir Terjang Pesisir Selatan, 115 Rumah Terendam, 1 Rumah Hanyut dan 50 Warga Dievakuasi
Intip, Harga Pindad Maung Garuda Mobil Dinas Menteri 2026, Tembus Rp1 Miliar? Ini Spesifikasi dan Fitur Keamanannya
Ssst!, Ada Kabar Baik Bagi Guru Non-ASN dan Guru PPPK Paruh Waktu pada 2027
Jangan Salah Segini Estimasi Gaji Manager hingga Pengurus Kopdes Merah Putih
PPh 21 2027: Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak, Ini Syaratnya
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Ini 5 Aturan Baru yang Wajib Diketahui Pekerja
Link Cek BSU 2026 Resmi, Cara Cek Penerima dengan NIK dan Jadwal Pencairan Rp900 Ribu
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tertarik Menjadi Agen Perlinsos? Ini Syarat, Tugas, dan Manfaatnya bagi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Banjir Terjang Pesisir Selatan, 115 Rumah Terendam, 1 Rumah Hanyut dan 50 Warga Dievakuasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Intip, Harga Pindad Maung Garuda Mobil Dinas Menteri 2026, Tembus Rp1 Miliar? Ini Spesifikasi dan Fitur Keamanannya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Ssst!, Ada Kabar Baik Bagi Guru Non-ASN dan Guru PPPK Paruh Waktu pada 2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Jangan Salah Segini Estimasi Gaji Manager hingga Pengurus Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru

Health benefits of Cassia vera

Internasional

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Senin, 12 Okt 2026 - 02:55 WIB