Jelang Ramadan 2026, Pemkot Sungai Penuh Salurkan Sembako dan Bantuan Renovasi Rumah untuk Warga Kurang Mampu

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungai Penuh, Alfin didampingi Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah saat menyerahkan bantuan

Walikota Sungai Penuh, Alfin didampingi Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah saat menyerahkan bantuan

SUNGAI PENUH, JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat program kepedulian sosial menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pada 2026. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), pemerintah kota menyalurkan paket sembako Ramadan dan bantuan Renovasi Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) bagi masyarakat kurang mampu.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, menyerahkan bantuan tersebut di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/2). Program ini bertujuan meringankan beban keluarga penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dan memperbaiki kondisi tempat tinggal.

Penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat perlindungan sosial. Melalui kerja sama dengan Baznas, pemerintah berharap dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Alfin Salurkan Sembako dan Bantuan Renovasi Rumah

Dalam kegiatan tersebut, Alfin menyerahkan paket sembako kepada mustahik atau penerima zakat dari kalangan dhuafa. Selain bantuan kebutuhan pokok, pemerintah kota bersama Baznas juga memberikan dukungan renovasi rumah bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal lebih layak.

Kedua jenis bantuan itu menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Paket sembako membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan, sedangkan program RLHB mendukung perbaikan rumah agar penghuni dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan sehat.

Sebelum penyaluran berlangsung, pemerintah kota bersama Baznas melakukan pendataan terhadap calon penerima. Langkah ini bertujuan memastikan bantuan menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan dan kriteria program.

Alfin menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin terus memperkuat perhatian terhadap kelompok masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi. Menurutnya, menjelang Ramadan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian dan mempererat solidaritas sosial.

Namun, perhatian terhadap masyarakat kurang mampu tidak cukup hanya melalui penyaluran bantuan pada waktu tertentu. Pemerintah dan lembaga pengelola zakat juga perlu menjaga kesinambungan program agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pemkot Apresiasi Pengelolaan Zakat oleh Baznas

Dalam sambutannya, Alfin menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Sungai Penuh atas perannya dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang terus menjaga amanah dalam pengelolaan zakat,” ujarnya.

Alfin menilai kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlangsungan pengelolaan zakat. Karena itu, Baznas perlu mempertahankan tata kelola yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Rumah Singgah Lansia Juara Resmi Dibuka, Pemkot Sungai Penuh Gandeng Muhammadiyah

Kepercayaan tersebut dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan dukungan muzakki atau orang yang wajib membayar zakat, Baznas memiliki peluang memperluas jangkauan bantuan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima.

Selain itu, pengelolaan zakat yang baik dapat memperkuat hubungan antara masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi dan keluarga yang membutuhkan dukungan. Dengan demikian, zakat tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan, tetapi juga berperan dalam membangun kepedulian sosial.

Baznas Didorong Perluas Pemberdayaan Ekonomi

Alfin juga mendorong Baznas agar tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, seperti sembako dan kebutuhan sehari-hari. Ia berharap lembaga tersebut memperluas program pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kemandirian mustahik.

Menurutnya, zakat memiliki potensi untuk membantu mengurangi kemiskinan apabila pengelolaannya berjalan secara optimal dan tepat sasaran. Karena itu, program bantuan perlu menyesuaikan kebutuhan penerima serta mempertimbangkan peluang peningkatan pendapatan keluarga.

“Zakat bukan hanya ibadah personal. Zakat juga menjadi instrumen sosial dan ekonomi umat,” tegasnya.

Program pemberdayaan ekonomi dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu penerima membangun kehidupan yang lebih mandiri. Bentuk programnya dapat menyesuaikan potensi dan kebutuhan masyarakat, seperti dukungan usaha produktif atau kegiatan peningkatan keterampilan, sesuai kebijakan dan kemampuan Baznas.

Meski demikian, bantuan produktif membutuhkan pendampingan dan evaluasi agar penerima mampu memanfaatkan dukungan secara optimal. Pendekatan tersebut juga dapat membantu lembaga menilai perkembangan program dan menentukan bentuk bantuan lanjutan yang paling sesuai.

Dengan arah kebijakan tersebut, penyaluran zakat diharapkan tidak hanya membantu keluarga menghadapi kebutuhan mendesak, tetapi juga membuka peluang perbaikan kondisi ekonomi dalam jangka panjang.

Alfin Ajak ASN dan Pelaku Usaha Tunaikan Zakat

Untuk memperluas manfaat program, Alfin mengajak aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, dan masyarakat yang telah memenuhi ketentuan sebagai muzakki agar menyalurkan zakat melalui Baznas Kota Sungai Penuh.

Ia meyakini partisipasi masyarakat dapat memperkuat kemampuan Baznas dalam menjalankan berbagai program sosial. Semakin luas dukungan dari para muzakki, semakin besar pula peluang lembaga tersebut membantu masyarakat yang membutuhkan, sesuai dana yang berhasil dihimpun dan ketentuan penyalurannya.

Ajakan itu sekaligus menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam membantu kelompok rentan. Pemerintah daerah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing untuk memperluas jangkauan kepedulian sosial.

Baca Juga :  Penataan Tanjung Bajure Dimulai, Pemkot Sungai Penuh Dorong Pasar Lebih Tertib dan Transparan

Di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan informasi yang jelas mengenai program Baznas, persyaratan penerima, serta mekanisme penyaluran zakat. Informasi yang terbuka dapat membantu menjaga kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

Penerima Diminta Memanfaatkan Bantuan dengan Bijak

Kepada para penerima bantuan, Alfin berpesan agar mereka memanfaatkan paket sembako dan dukungan renovasi rumah sesuai kebutuhan keluarga. Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dan membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi keluarga berpenghasilan terbatas, kebutuhan pangan dan kondisi rumah menjadi dua hal penting yang memengaruhi kualitas hidup. Karena itu, bantuan yang menyentuh kebutuhan dasar dapat memberikan manfaat langsung, terutama ketika keluarga harus mengatur pengeluaran untuk berbagai keperluan.

Alfin juga berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan semangat bagi penerima untuk memperbaiki kehidupan keluarga. Pemerintah, menurutnya, perlu terus mendorong berbagai upaya yang mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama lintas lembaga.

Kegiatan di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, para staf ahli, asisten, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Ketua Baznas Kota Sungai Penuh Atma Bahar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sungai Penuh Drs. Jasrial Zakir, jajaran Baznas, serta para penerima bantuan.

Perkuat Kepedulian Sosial Menjelang Ramadan

Kolaborasi Pemkot Sungai Penuh dan Baznas melalui bantuan sembako serta renovasi rumah menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menangani persoalan sosial. Pemerintah daerah memiliki peran dalam memperkuat kebijakan kesejahteraan, sedangkan Baznas mengelola dana zakat untuk membantu kelompok masyarakat yang berhak menerima.

Ke depan, keberlanjutan program, ketepatan sasaran, dan keterbukaan pengelolaan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Pemerintah kota juga berharap partisipasi ASN, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memperluas manfaat zakat bagi warga kurang mampu.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Sungai Penuh bersama Baznas ingin menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. Bantuan yang menyentuh kebutuhan pokok dan kelayakan tempat tinggal diharapkan dapat membantu penerima menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan memenuhi kebutuhan keluarga secara lebih baik. (AN/*)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru