Siapkan TOEFL, Persaingan CPNS 2026 Makin Ketat

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOEFL jadi momok menakutkan bagi peserta seleksi CPNS 2026

TOEFL jadi momok menakutkan bagi peserta seleksi CPNS 2026

JAKARTA,JS– Siapkan TOEFL, Persaingan CPNS 2026 Makin Ketat

Pemerintah belum mengumumkan resmi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Calon pelamar harus mempersiapkan diri sejak dini agar tidak tertinggal dalam persaingan ketat.

Salah satu syarat yang diprediksi muncul adalah kepemilikan sertifikat TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Bagi sebagian orang, syarat ini menjadi peluang; bagi sebagian lain, tantangan besar.

Baca Juga :  Tergantung Usulan Formasi, Ini Kata BKN Soal Seleksi CPNS 2026

TOEFL Bukan Sekadar Formalitas

TOEFL sudah menjadi bagian dari seleksi CPNS beberapa periode terakhir. Sertifikat ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia di birokrasi.

Alasan TOEFL Semakin Penting

  1. Tuntutan globalisasi – ASN harus mampu memahami dokumen internasional, laporan global, dan bekerja sama dengan mitra luar negeri.

  2. Kebutuhan jabatan tertentu – Analis kebijakan, diplomat, peneliti, dan staf kementerian teknis sering menggunakan literatur berbahasa Inggris.

  3. Standar objektif seleksi – TOEFL menilai kompetensi bahasa Inggris pelamar secara adil dan terstandar.

“Persyaratan TOEFL bukan sekadar formalitas, tapi investasi jangka panjang untuk mencetak ASN yang memiliki daya saing global,” kata Dr. Asep Komar, analis kebijakan publik Universitas Indonesia.

Baca Juga :  Rekrutmen CPNS 2026: PPPK Berharap Jadi Prioritas

Instansi yang Berpotensi Wajibkan TOEFL

Data seleksi CPNS 2019–2023 menunjukkan beberapa instansi secara konsisten mewajibkan TOEFL. Meski regulasi CPNS 2026 belum resmi, pola ini bisa menjadi acuan:

1. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

Kemenlu hampir selalu meminta TOEFL, terutama untuk formasi Diplomat Pemerintah. Skor minimal cukup tinggi. Pada seleksi sebelumnya, TOEFL ITP minimal 550 menjadi syarat formasi strategis.

2. Kementerian Teknis dengan Jejaring Global

Beberapa kementerian teknis meminta TOEFL, antara lain:

  • Bappenas – Analis kebijakan pembangunan dengan referensi global.

  • Kementerian Keuangan – Unit terkait pembiayaan, risiko, dan kerja sama internasional.

  • Kementerian Perdagangan & BKPM – Promosi perdagangan dan investasi asing.

3. Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK)

Baca Juga :  Bukan Honorer, Rekrutmen CPNS 2026 Untuk Lulusan Baru

Beberapa LPNK meminta kemampuan bahasa Inggris untuk formasi tertentu, seperti:

  • BIN & BSSN – Analis intelijen dan keamanan siber.

  • LIPI – Peneliti yang aktif menulis di jurnal internasional.

  • KPK – Penanganan kasus lintas negara dan kerja sama internasional.

4. Pemerintah Daerah Destinasi Wisata

Beberapa daerah tujuan wisata, seperti Bali, Yogyakarta, dan Labuan Bajo, membuka formasi dengan syarat kemampuan bahasa Inggris. Formasi ini umumnya berada di sektor pelayanan publik dan pariwisata.

Standar Skor TOEFL

Sebagian besar instansi menggunakan TOEFL ITP. Standar skor:

  • Formasi umum: 450–500

  • Jabatan khusus: 550–600

Pelamar harus memeriksa pengumuman resmi dengan penuh transparansi, karena tiap formasi memiliki ketentuan berbeda. Pelamar hanya bisa mendapatkan informasi valid melalui situs SSCN BKN dan laman resmi masing-masing instansi. Keterbukaan ini memastikan proses seleksi CPNS berjalan adil bagi semua pelamar.(AN)

Berita Terkait

Masih Punya Cicilan? Ini Syarat Mengajukan KUR Lagi agar Peluang Disetujui Lebih Besar
Diteror Pinjol Ilegal dan Diancam Sebar Data Pribadi? Ini Langkah Melapor dan Melindungi Diri
Cara Cek Legalitas Pinjol di OJK Lewat WhatsApp dan Website, Kenali Ciri Pinjaman Online Ilegal
Pekarangan Rumah Jadi Sumber Pangan, Sri Kartini Alfin Dorong Inovasi Kader PKK
Data Kontak Bisa Jadi Sasaran, Kenali Ciri Aplikasi Pinjaman Online yang Patut Dihindari
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, Operasi Modifikasi Cuaca Kembali Dijadwalkan 9-10 Oktober 2026
Kredit Macet Pinjaman Online Dekati Angka 5 Persen, Ini Penyebabnya
Strategi BTN Menghadapi Tekanan Ekonomi 2026, Dari Tabungan Digital hingga Dana Murah
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Masih Punya Cicilan? Ini Syarat Mengajukan KUR Lagi agar Peluang Disetujui Lebih Besar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Diteror Pinjol Ilegal dan Diancam Sebar Data Pribadi? Ini Langkah Melapor dan Melindungi Diri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Cara Cek Legalitas Pinjol di OJK Lewat WhatsApp dan Website, Kenali Ciri Pinjaman Online Ilegal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Pekarangan Rumah Jadi Sumber Pangan, Sri Kartini Alfin Dorong Inovasi Kader PKK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Data Kontak Bisa Jadi Sasaran, Kenali Ciri Aplikasi Pinjaman Online yang Patut Dihindari

Berita Terbaru