SUNGAIPENUH, JS– Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah turun langsung bergotong royong bersama masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh di kawasan Tanah Mandapo, Minggu (8/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat silaturahmi dan menjaga tradisi kebersamaan di tengah masyarakat.
Kehadiran kepala daerah bersama warga tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan bersih-bersih lingkungan. Momentum tersebut juga memperlihatkan pentingnya gotong royong sebagai budaya yang menyatukan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga.
Warga dan Pemerintah Berbaur
Sejak pagi, masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh tampak antusias mengikuti kegiatan gotong royong. Warga bersama jajaran pemerintah daerah bahu-membahu membersihkan lingkungan di kawasan Tanah Mandapo.
Kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dan pejabat daerah berbaur tanpa sekat, menciptakan suasana akrab sekaligus memperkuat semangat persatuan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sungai Penuh.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga membuka ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui interaksi langsung, warga dapat menyampaikan aspirasi serta menjalin silaturahmi dengan para pemimpin daerah.
Alfin Sapa Warga dan Ziarah Makam Leluhur
Di sela-sela kegiatan, Wali Kota Alfin bersama rombongan berkeliling menyapa masyarakat. Ia juga berdialog dengan warga untuk mendengar berbagai masukan dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan takziah ke makam para leluhur. Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah, adat istiadat, serta tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh.
Pelestarian tradisi lokal dinilai penting untuk menjaga identitas masyarakat, terutama bagi generasi muda agar tetap mengenal akar budaya dan menghargai jasa para pendahulu.
Alfin: Gotong Royong Bukan Sekadar Membersihkan Lingkungan
Dalam keterangannya, Alfin menegaskan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur yang harus terus dipertahankan. Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar menjaga kebersihan lingkungan.
“Gotong royong membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Alfin.
Ia berharap masyarakat terus menghidupkan semangat gotong royong dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan keterlibatan aktif warga, lingkungan dapat terjaga sekaligus hubungan sosial antarmasyarakat semakin erat.
Semangat tersebut juga menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap berbagai program pembangunan.
Sambut Ramadhan dengan Memperkuat Persaudaraan
Alfin turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat tidak hanya muncul saat kegiatan tertentu, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, menjelang bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan gotong royong, masyarakat juga dapat mempersiapkan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman dalam menyambut bulan penuh berkah.
Sejumlah Unsur Pimpinan Daerah Hadir
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin, Ketua Dharma Wanita Winda Rahayu, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan bersama masyarakat memperlihatkan dukungan terhadap upaya menjaga tradisi gotong royong dan memperkuat hubungan sosial di Kota Sungai Penuh.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, melestarikan adat istiadat, dan mempererat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. (TIM)










