Jokowi Effect, Sejumlah Kader Parlemen Beralih ke PSI

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi banyak kader partai parlemen pindah ke PSI

Ilustrasi banyak kader partai parlemen pindah ke PSI

JAKARTA,JS- Sejumlah kader dari berbagai partai mulai bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pengamat politik Agung Baskoro menyebut fenomena ini terkait dengan adanya “Jokowi Effect” yang membuat PSI semakin menarik bagi politisi.

Jokowi Effect Dorong Magnet Politik

Baca Juga :  Deklarasi Partai Gema Bangsa, Dukung Prabowo di Pilpres 2029

Agung menjelaskan, Jokowi Effect memberikan berkah elektoral dan insentif politik bagi para politisi yang pindah ke PSI. “Secara personal, Jokowi Effect hadir di PSI sehingga menjadi magnet politik yang mampu memberikan keuntungan elektoral dan insentif lainnya,” kata Agung kepada Tribunnews.com, Sabtu (24/1/2026).

Selain faktor elektoral, politisi juga mempertimbangkan peluang berkembang yang masih luas di PSI. Menurut Agung, partai ini memungkinkan mereka memiliki peran politik lebih signifikan dibandingkan di partai lama.

Peluang Politik Lebih Besar Jadi Alasan Pindah

Baca Juga :  PDIP Menolak, 5 Partai Dukung Pilkada Lewat DPRD

Agung menambahkan, banyak elit partai lain memanfaatkan ruang berkembang di PSI. “Secara institusional, ruang berkembang untuk PSI masih terbuka. Banyak elit pindah karena melihat peran politik mereka bisa lebih signifikan daripada sebelumnya,” jelasnya.

Selain itu, tren suara PSI menunjukkan kenaikan dari satu Pemilu Legislatif (Pileg) ke Pileg berikutnya, meskipun partai ini belum masuk parlemen. Kenaikan tren suara ini menambah daya tarik PSI bagi para politisi.

Deretan Politikus yang Pindah ke PSI

Beberapa tokoh yang dikonfirmasi bergabung dengan PSI antara lain:

  • Ahmad Ali, mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem

  • Bestari Barus, Ketua DPP NasDem

  • Rusdi Masse Mappasess, Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan

  • Ricky Valentino, Ketua Bidang Pemilih Pemula NasDem

  • I Wayan Suyasa, kader senior Partai Golkar

Langkah ini memperkuat posisi PSI di panggung politik nasional dan menandai tren migrasi elit partai menuju partai yang lebih dinamis.(TIM)

Berita Terkait

Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju
PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Usai OTT KPK, Jabatan Ketua DPW NTB Langsung Diambil Alih DPP
Hampir Setengah Anggota DPR Absen Saat Rapat Paripurna Jelang Lebaran
Polemik Ambang Batas Parlemen, Usulan 7 Persen Picu Kritik
Isu Ritel Modern Ditutup Demi Kopdes, DPR Angkat Bicara
Dukungan Bulat! Muslimin Tanja Kini Pimpin Golkar Tanjabtim
Sidang Penjarahan Rumahnya, Eko Patrio Pilih Memaafkan
Golkar Tanjabtim Siapkan Kepengurusan Baru dan Agenda Politik
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:03 WIB

PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Usai OTT KPK, Jabatan Ketua DPW NTB Langsung Diambil Alih DPP

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:00 WIB

Hampir Setengah Anggota DPR Absen Saat Rapat Paripurna Jelang Lebaran

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:30 WIB

Polemik Ambang Batas Parlemen, Usulan 7 Persen Picu Kritik

Senin, 23 Februari 2026 - 23:00 WIB

Isu Ritel Modern Ditutup Demi Kopdes, DPR Angkat Bicara

Berita Terbaru