Nasib Guru Madrasah Swasta Menjadi PPPK, Ini Kata Sekjen Kemenag

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin. (Sumber/Google)

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin. (Sumber/Google)

JAKARTA,JS- Nasib Guru Madrasah Swasta Menjadi PPPK, Ini Kata Sekjen Kemenag

Kementerian Agama (Kemenag) terus mengupayakan pengangkatan guru madrasah swasta menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memuliakan guru honorer di lingkungan Kemenag.

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan bahwa jajarannya secara konsisten mengambil langkah produktif dan menyusun kebijakan strategis. Melalui kebijakan tersebut, Kemenag berupaya membuka ruang pengangkatan guru swasta menjadi PPPK.

Baca Juga :  Kemenag Usulkan Kenaikan Insentif Guru Madrasah Honorer

Kemenag Tegaskan Komitmen Perjuangan Guru Honorer

Kamaruddin menyatakan bahwa Kemenag akan memaksimalkan seluruh kewenangan yang dimiliki. Melalui langkah itu, Kemenag memperjuangkan status dan masa depan guru madrasah swasta yang selama ini mengabdi tanpa kepastian.

“Selama masih ada ruang dan peluang, Kemenag akan terus memperjuangkan agar guru swasta bisa menjadi PPPK,” ujar Kamaruddin melalui keterangan resmi di kemenag.go.id.

Audiensi dengan PGMNI Bahas Status dan Kesejahteraan

Kamaruddin menyampaikan komitmen tersebut saat menerima audiensi Ketua Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI), Heri Purnama, di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Kemenag dan PGMNI membahas berbagai persoalan guru madrasah. Kedua pihak menyoroti status kepegawaian, kesejahteraan, serta penguatan peran guru dalam sistem pendidikan nasional.

Baca Juga :  Kemenag Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Guru Agama

Kemenag Percepat Program Sertifikasi Guru

Selain mendorong pengangkatan PPPK, Kemenag juga memprioritaskan percepatan sertifikasi guru. Berdasarkan data kementerian, jumlah guru di bawah pembinaan Kemenag mencapai 1.157.050 orang.

Mayoritas Guru Kemenag Berstatus Non-PNS

Dari total jumlah guru tersebut, sebanyak 360.632 orang atau sekitar 31,2 persen berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara itu, 796.418 guru lainnya masih berstatus Non-PNS.

Selain itu, Kemenag mencatat sebanyak 497.893 guru belum mengikuti program sertifikasi hingga saat ini.

Ratusan Ribu Guru Madrasah Belum Tersertifikasi

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, Kamaruddin Amin merinci jumlah guru yang belum mengikuti sertifikasi berdasarkan bidang pembinaan. Data tersebut menunjukkan bahwa guru madrasah mendominasi kelompok yang belum tersertifikasi.

Baca Juga :  Beasiswa S2 Double Degree Kemenag Dibuka, Cek Syaratnya

Berikut rinciannya:

  • Guru Madrasah: 423.398 orang
  • Guru Pendidikan Agama Islam (PAI): 24.057 orang
  • Guru Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Muadalah: 11.501 orang
  • Guru Binaan Ditjen Bimas Kristen: 29.291 orang
  • Guru Binaan Ditjen Bimas Katolik: 8.791 orang
  • Guru Binaan Ditjen Bimas Hindu: 375 orang
  • Guru Binaan Ditjen Bimas Buddha: 310 orang

Guru Binaan Pusat Pendidikan dan Bimbingan Khonghucu: 170 orang

Kemenag Targetkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Kamaruddin menegaskan bahwa sertifikasi guru memegang peran penting dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional. Menurutnya, kualitas guru secara langsung memengaruhi mutu pendidikan di Indonesia.

“Oleh karena itu, kami terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, khususnya kualitas guru sebagai bagian terpenting ekosistem pendidikan,” katanya.

PGMNI Harapkan Hasil Nyata

Ketua PGMNI Heri Purnama menyatakan bahwa organisasinya memahami langkah-langkah yang Kementerian Agama tempuh. Ia berharap perjuangan pengangkatan PPPK dan peningkatan kesejahteraan guru madrasah segera menghasilkan dampak nyata.

“Kami memohon doa dan keberkahan dari Allah SWT. Semoga seluruh guru madrasah di Indonesia hidup sejahtera di bawah komando Kementerian Agama,” ujar Heri.(*)

Berita Terkait

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN
BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kecewa Pidato Prabowo, Tuntut Diangkat Penuh Waktu dan Gaji Beralih ke APBN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Berita Terbaru